PO Karunia Bakti Bantah Dugaan Rem Blong

Jumat, 10 Pebruari 2012, 23:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perusahaan Otobus (PO) Karunia Bakti menolak dugaan bahwa salah satu armadanya yang mengalami tabrakan beruntun di Cisarua, Bogor, dalam kondisi rem blong. Mereka menganggap itu hanya alasan yang dicari-cari polisi.

''Tuduhan rem blong itu saya kira hanya alasan polisi. Sebab, bus itu dalam kondisi laik jalan dan belum lama menjalani ujir kir di Dinas Perhubungan Kabupaten Garut,'' kata Dian, seorang petugas di pool PO Karunia Bakti, yang dihubungi Republika.

Ia menjelaskan, semua armada Karunia Bakti setiap hendak beroperasi menjalani pengecekan secara menyeluruh, termasuk rem, ban, dan elektriknya. ''Jadi, rasanya tidak mungkin kalau dibilang remnya blong,'' ujar Dian.

Namun, ia tidak bisa memastikan atau sekedar menduga penyebab kecelakaan tersebut. Mengenai reputasi sopirnya, Lukman Iskandar (40 tahun) si pengemudi bus naas itu disebutnya sebagai sopir yang cukup berpengalaman dan telah bekerja di Karua Bakti selama lima tahun.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Reporter: Asep Nur Zaman
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Usamah membonceng Nabi dari Arafah sampai Mudzalifah. Kemudian beliau memboncengkan al-Fadhl dari Mudzalifah sampai ke Mina. Ia, berkata, "Nabi selalu membaca talbiyah dengan suara keras sehingga beliau melempar jumrah Aqabah."(HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...