Polda Metro Buru 'Otak' Penggergaji Sel Bikin Tahanan Kabur

Kamis, 09 Pebruari 2012, 16:03 WIB
colonel6.com
Polda Metro Buru 'Otak' Penggergaji Sel Bikin Tahanan Kabur
Penjara (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) masih memburu "otak" pelaku, Ocky Inka Hariyadi yang diduga mengakibatkan 12 tahanan melarikan diri di Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Berdasarkan keterangan tahanan yang sudah ditangkap, salah satu tahanan kabur, Ocky Inka Hariyadi sebagai otak pelakunya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (9/2).

Kombes Rikwanto mengatakan beberapa tahanan yang sudah ditangkap petugas, mengungkapkan Ocky yang merencanakan untuk melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Cempaka Putih.

Rikwanto menyebutkan Ocky menyuruh istrinya membawa gergaji dan peralatan lainnya yang dibutuhkan, untuk memotong teralis besi pada lubang udara di kamar mandi di Rutan Polsek Cempaka Putih. Istri Ocky membawa gergaji dan peralatan lainnya saat menjenguk suaminya yang terlibat kasus narkoba tersebut.

Perwira menengah kepolisian itu, menambahkan para tahanan merencanakan untuk melarikan diri selama seminggu dengan memotong teralis besi menggunakan gergaji.

Saat ini, petugas belum menemukan keberadaan Ocky, serta istrinya yang ikut melarikan diri, karena diduga terlibat dan berperan dalam peristiwa 12 tahanan kabur tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 12 tahanan melarikan diri dari Rutan Polsek Cempaka Putih dengan cara menggergaji tralis pada lubang angin kamar mandi, Selasa (7/2) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi telah menangkap delapan tahanan yang melarikan diri, antara lain Agus Pian, Aji Tri Mulyono te Angga Herdiawan, Toni Rahman, Eko Prihatin dan Ibrahim. Sedangkan, empat orang tahanan yang masih buron, yakni Ocky Inka Hariyadi, Harry A, Andri dan Suprapto.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: Antara
Aisyah r.a. berkata, "Sungguh aku mengetahui bahwa Nabi mengucapkan talbiyah, yaitu: 'Labbaikallaahumma labbaika, labbaika laasyariika laka labbaika, innal hamda wanni'mata laka' (HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...