Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Hernawati (38) memandikan anaknya di depan gubuknya yang berada di pinggir Sungai Banjir Kanal Barat, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). (Republika/Aditya Pradana Putra)

  • Hernawati (38) memandikan anaknya di depan gubuknya yang berada di pinggir Sungai Banjir Kanal Barat, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). (Republika/Aditya Pradana Putra)

  • Hernawati (38) memandikan anaknya di depan gubuknya yang berada di pinggir Sungai Banjir Kanal Barat, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). (Republika/Aditya Pradana Putra)

  • Hernawati (38) memandikan anaknya di depan gubuknya yang berada di pinggir Sungai Banjir Kanal Barat, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). (Republika/Aditya Pradana Putra)

In Picture: Warga Miskin Ibukota Meningkat

Rabu, 09 November 2011, 14:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta - Karena kemampuan ekonomi yang kurang, Hernawati bersama keluarganya menempati gubuk pinggir sungai tersebut selama 15 tahun.

Makin banyak warga miskin di Ibukota Indonesia ini, penduduk miskin Jakarta meningkat sebanyak 51,24 ribu jiwa pada Maret 2011 menjadi 363,42 ribu jiwa, dibandingkan Maret 2010 yang cuma 312,18 ribu jiwa.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, jumlahnya sekitar 3,75 persen dari 9,6 juta jiwa penduduk Jakarta.

Redaktur : Sadly Rachman
Sumber : www.menkokesra.go.id
1.595 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Atas nama rakyat Kamis, 10 November 2011, 12:06
yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin...kemana para pejabat nya.............kata nya ada pemerintah, pada kemana, mendingan pajak yg kita bayar buat ngebantu rakyat miskin.
  Rudi Kamis, 10 November 2011, 09:56
MIRISSS......Pejabatnya banyak yang GILA mengumpulkan HARTA, Sementara RAKYATNYA hidup di pinggir kali.....
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda