Selasa, 3 Safar 1436 / 25 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jelang Lebaran, Harga Sembako Merangkak Naik

Rabu, 26 Oktober 2011, 11:21 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, CIPUTAT - Sepuluh hari jelang hari raya Idul Adha sejumlah harga sembako di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) terpantau naik kendati tidak signifikan.

Berdasarkan pantauan Republika beberapa bahan pokok di harga beras IR KW I naik Rp 8.000/per liter menjadi Rp. 8500 per liter. Sementara IR KW II dan IR KW III berturut-turut dari harga Rp 7.500 dan Rp 7.000 menjadi Rp 8.000 dan Rp 7.500.

Sementara harga minyak goreng dengan merek cukup stabil di kisaran Rp 25.000, dan minyak goreng tanpa merek/curah berada di kisaran Rp 11.000. Harga gula pasir juga meningkat dari Rp 11.000 menjadi Rp 12.000 per liter.

Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam, daging ayam, daging sapi. Telur ayam boiler dijual dengan harga Rp 16.000 dari harga sebelumnya Rp 15.000, telur ayam kampung dijual Rp 1.500 per butir. Daging ayam broiler naik Rp 1000, dari Rp 24.000 menjadi Rp 25.000. Sementara daging sapi murni masih stabil dikisaran Rp 65.000.

Kenaikan signifikan terjadi pada harga cabe merah keriting yakni Rp 28.000 dari harga sebelumnya Rp 26.000. Harga cabe biasa terpantau normal yakni Rp 24.000 sedangkan harga cabe rawit biasa dijual Rp 16.000 menjadi Rp 18.000.

Aisyah Nurmala (45 tahun), pedagang cabe mengaku harga cabe memang fluktuatif. "Harganya naik turun, tapi sering naiknya, ini sudah naik lagi," ujarnya. Beberapa pembeli cabe mengeluh akan kenaikan harga ini. "Cabe itu seperti beras, setiap hari harus beli," ujar Aisyah.

Sementara harga bawang merah, ikan asin teri medan, kacang hijau, kacang tanah dan ketela pohon terpantau stabil secara berturut-turut, Rp 14.000 per kilo, Rp 62.000 per kilo, Rp 18.000 per kilo, Rp 18.000 per kilo dan Rp 4.000 per kilo.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tangsel, Dewanto mengatakan, harga sembako masih dalam batas kewajaran. Dewanto menambahkan, saat ini, pihaknya masih terus melakukan pemantauan atas kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok. Jika kenaikan dianggap sudah melebihi batas kewajaran Dewanto berjanji akan melakukan operasi pasar.

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Djibril Muhammad
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Baru 10 Persen Tergarap, Wisata Lombok Masih Kalah Dari Bali
JAKARTA -- Lombok memang sudah menjadi destinasi wisata tersohor di Indonesia. Akan tetapi Lombok masih kalah tenar dengan tempat wisata yang ada di...