Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, 120 Siswa SMK Bogor Dikeluarkan

Kamis, 22 September 2011, 09:27 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Himbauan stop tawuran
Himbauan stop tawuran

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR - SMK Bina Warga 1 Kota Bogor mengeluarkan 120 siswanya yang terlibat tawuran. Tindakan ini diambil sekolah karena tidak ingin oknum pelajar yang tawuran merusak nama baik sekolah, siswa, dan guru.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMKN Bina Warga 1 Bogor, Endang Winarsa, kepada Republika. “Pada tahun 2010, kami mengeluarkan 120 siswa yang terlibat tawuran dan membawa senjata tajam,” Rabu (21/9).  
Endang mengaku sebelum tindakan tegas ini diberlakukan, sejumlah oknum pelajar binaannya kerap terlibat baku hantam di jalanan. Tapi, sekarang Endang berani memastikan tak ada satupun pelajar SMK Bina Warga 1 yang berani tawuran.

“Kita sudah tekankan, pelajar yang tawuran berarti melanggar janji siswa. Hukumannya dikeluarkan dari sekolah,” tandasnya.

Endang tidak khawatir jika tindakan tegasnya ini mengurangi pendapatan sekolah yang berstatus swasta. Sebaliknya, reputasi sekolah justru meningkat dan kebanjiran siswa baru saat pendaftaran.

Pada tahun ajaran 2011-2012 ini misalnya, jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 1000 orang lebih. Padahal, bangku yang tersedia hanya sekitar 500. “Alhamdulillah tindakan tegas semacam itu justru membuat para orang tua percaya untuk menitipkan anaknya belajar di sini.”

 

Reporter : M Akbar Widjaya
Redaktur : Didi Purwadi
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  ajat Kamis, 12 Januari 2012, 17:30
pulangkan sekarang UDA ke lenteng agung.
  kelvin Jumat, 7 Oktober 2011, 13:49
hentikan tauuran ..............................................
  ogin Kamis, 22 September 2011, 10:02
setuju, setiap siswa, bahkan sampai perguruan tinggi, jika tawuran ... keluarkan saja!!!

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...