Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, 120 Siswa SMK Bogor Dikeluarkan

Kamis 22 September 2011 09:27 WIB

Rep: M Akbar Widjaya/ Red: Didi Purwadi

Himbauan stop tawuran

Himbauan stop tawuran

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR - SMK Bina Warga 1 Kota Bogor mengeluarkan 120 siswanya yang terlibat tawuran. Tindakan ini diambil sekolah karena tidak ingin oknum pelajar yang tawuran merusak nama baik sekolah, siswa, dan guru.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMKN Bina Warga 1 Bogor, Endang Winarsa, kepada Republika. “Pada tahun 2010, kami mengeluarkan 120 siswa yang terlibat tawuran dan membawa senjata tajam,” Rabu (21/9).  

Endang mengaku sebelum tindakan tegas ini diberlakukan, sejumlah oknum pelajar binaannya kerap terlibat baku hantam di jalanan. Tapi, sekarang Endang berani memastikan tak ada satupun pelajar SMK Bina Warga 1 yang berani tawuran.

“Kita sudah tekankan, pelajar yang tawuran berarti melanggar janji siswa. Hukumannya dikeluarkan dari sekolah,” tandasnya.

Endang tidak khawatir jika tindakan tegasnya ini mengurangi pendapatan sekolah yang berstatus swasta. Sebaliknya, reputasi sekolah justru meningkat dan kebanjiran siswa baru saat pendaftaran.

Pada tahun ajaran 2011-2012 ini misalnya, jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 1000 orang lebih. Padahal, bangku yang tersedia hanya sekitar 500. “Alhamdulillah tindakan tegas semacam itu justru membuat para orang tua percaya untuk menitipkan anaknya belajar di sini.”

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA