Monday, 27 Zulqaidah 1435 / 22 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kapolda: Kasus Penembakan Polisi di Bekasi Sudah Ada Titik Terang

Tuesday, 21 June 2011, 17:00 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kasus penembakan petugas kepolisian di Bekasi mulai menemukan titik terang. Polisi masih melakukan penelusuran dan pengembangan kasus ini.

Kepala Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Irjen Sutarman mengatakan, arah penyelidikan kasus ini mulai menemui kejelasan. Sebelumnya, polisi mengalami kebuntuan dalam penanganan kasus ini. "Mudah-mudahan dalam waktu singkat bisa kita ungkap," katanya seusai meresmikan Gerai Sentra Pelayanan Masyarakat di Gandaria City, Selasa (21/6).

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Herry Rudolf Nahak, ada informasi penyelidikan yang jelas mengenai kasus ini. Kemungkinan, katanya, pelaku dan mobil Avanza yang mereka gunakan masih berada di sekitar wilayah Jabodetabek. Namun, menurutnya, polisi masih terus melakukan pendalaman.

Mengenai adanya informasi penangkapan pelaku, Herry membantah hal tersebut. Menurutnya, belum ada pelaku yang ditangkap polisi. Mengenai kemungkinan oknum petugas terlibat dalam kasus ini, menurut Herry, masih perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Baru arahannya yang jelas," katanya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, polisi sudah melihat arah penyidikannya. Akan tetapi harus ada penelusuran lebih lanjut mengenai siapa saja yang terlibat dan siapa pemilik kendaraan yang digunakan oleh para pelaku. "Pengembangan mulai mengarah ke sana," katanya.

Baharudin mengatakan, Polda Metro Jaya bersama Polres Bekasi tetap melakukan pengolahan tempat kejadian perkara di Bekasi. Sehingga, katanya, polisi bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai detail kejadian. Mengenai proyektik yang ditemukan di lokasi, menurutnya, masih dalam pengujian di Laboratorium Forensik Mabes Polri. "Hasilnya masih kita tunggu," katanya.

Baharudin juga membantah adanya informasi penangkapan pelaku. Termasuk adanya indikasi keterlibatan oknum polisi dalam kasus penembakan ini. Akan tetapi, jika mengarah ke sana, polisi akan tetap melakukan penyelidikan.

Kasus penembakan petugas polisi di Jatirangon, Bekasi ini terjadi pada Rabu (1/6). Ketika itu, enam polisi Satuan Ranmor Polres Bekasi tengah melakukan patroli dan melihat mobil Avanza terparkir di dalam gang dekat Jalan Raya Mes Angkatan Laut. Dua polisi, Aipda Sugiantoro dan Bripka Nuh Suryadi kemudian melakukan pengecekan mobil tersebut.

Nahas, ketika hendak mengecek, muncul tembakan dari arah mobil. Akibatnya, Sugiantoro tertembak di bagian bawah mata dan meninggal. Berdasarkan keterangan polisi, diduga pelaku berjumlah lima orang dan menggunakan lebih dari satu senjata api. Hingga saat ini, polisi belum mengetahui motif penembakan tersebut. Polisi masih melakukan penelusuran dan pengembangan kasus ini. 

Reporter : c08
Redaktur : Krisman Purwoko
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar