Keluar dari LDII, Adam Langsung Dicerai Istri

Rabu, 25 Mei 2011, 12:57 WIB
ldii-sidoarjo.org
Keluar dari LDII, Adam Langsung Dicerai Istri
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI - Sidang kedua perceraian Adam Amrullah dan Narendra Garini Anutama Natakusumah digelar di Pengadilan Negeri Kota Bekasi pada Rabu (25/5). Perceraian Adam tergolong perceraian unik karena terjadi akibat perbedaan pandangan tentang akidah Islam.

Adam Rahmatullah mengungkapkan dirinya dicerai istri karena meninggalkan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). "Saya sebenarnya tidak mau bercerai. Tapi, istri saya tetap kukuh untuk bercerai karena mereka menganggap orang di luar jamaah LDII adalah orang kafir," terang Adam kepada wartawan.

Adam sendiri sudah menikah dengan Narendra sebelum Ramadhan tahun 2001. Namun, pernikahan mereka baru tercatat di KUA pada 2003. "Selama ini hubungan kami baik-baik saja, bahkan bisa dibilang sangat romantis," ungkap Adam.

Namun pada tanggal 30 Januari 2011, Adam mengaku terpaksa menalak satu Narendra karena Narendra dan orangtuanya bersikap kukuh agar Adam mau menceraikan Narendra.

Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: C09
Aisyah r.a. berkata, "Sungguh aku mengetahui bahwa Nabi mengucapkan talbiyah, yaitu: 'Labbaikallaahumma labbaika, labbaika laasyariika laka labbaika, innal hamda wanni'mata laka' (HR Bukhari)
ahmad ibra, Senin, 30 Mei 2011, 14:38

kalau nabinya beda atau tuhannya 3 sesat ya bisa,kalau ldii ngajinya aja quran hadist secara langsung,jumlah pengajianya konsisten,jadi susahlah dibilang,sebaiknya ikut ngaji di ldii,nanti bisa tau bener nggaknya

Balas
dito, Jumat, 27 Mei 2011, 23:06

Bung Budi, boleh sj menuduh org yg keluar dr LDII krn sakit hati krn tidak dapat "posisi". Terserah lah. Cuma kenyataannya memang LDII mengkafirkan orang, tdk mau bermakmum pd org diluar LDII bahkan tidak mau sholAt selain d tmpt LDII. Ini pengalaman pribadi sy.

Balas
Budi, Jumat, 27 Mei 2011, 16:26

Bung Dadang, mereka yg sudah puluhan tahun di LDII dan keluar itu adalah orang2 yang mengharapkan sesuatu di LDII, tp setelah mrk tidak mendapatkannya lalu keluar sambil mengatakan sesuatu ini itu ttg LDII yg tentu saja itu hanya karangan mereka. Jangan percaya info yg bersumber dari orang2 spt itu.

Balas
arif sm, Kamis, 26 Mei 2011, 09:15

Sebenarnya siapa yang punya hak untuk mengkafir-kafirkan seseorang atau golongan?

Balas
wisnu hans, Kamis, 26 Mei 2011, 07:45

wah, yang bilang LDII ga sesat mungkin kurang gaul, atau ga mengalami era orba, silahkan cari informasi valid. saya punya beberapa teman orang LDII, sungguh aneh kelakuannya. setiap pilkada milih calon yg didukung golkar...

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...