Monday, 3 Safar 1439 / 23 October 2017
find us on : 
  Login |  Register
Sabtu , 03 June 2017, 07:00 WIB

Abdullah ibn Mas'ud, Orang Pertama yang Melantunkan Alquran

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ilham
ANTARA/Yusran Uccang
Membaca Alquran (ilustrasi).
Membaca Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam buku Biografi 60 Sahabat Rasulullah karya Khalid Muhammad Khalid, tercatat kisah orang pertama yang melantunkan ayat suci Alquran. Ia adalah Abdullah ibn Mas'ud, seorang pengembala domba milik 'Uqbah ibn Abi Mu'ith, salah satu pembesar Quraisy.

Abdullah adalah orang keenam yang memeluk Islam dan beriman kepada Rasulullah. Pada suatu hari, para sahabat Rasulullah berkumpul. Salah seorang berkata, "Demi Allah, kaum Quraisy belum pernah mendengar Alquran dibacakan kepada mereka. Nah, siapakah orang yang berani memperdengarkan Alquran kepada mereka?"

Pemuda pengembala domba itu menyahut, "Aku." Mereka berkata, "Akan tetapi, kami mengkhawatirkanmu. Kami menghendaki seorang laki-laki yang memiliki keluarga besar sehingga bisa melindunginya dari kaum Quraisy yang hendak mengganggu." Ibnu Mas'ud menjawab, "Jangan khawatirkan aku karena Allah pasti melindungiku."

Pemuda itu kemudian berangkat ke Kabah. Pada waktu dhuha, ia sampai di maqam Ibrahim, sementara kaum Quraisy sedang berkumpul. Abdullah Ibnu Mas'ud lalu membaca ayat-ayat pertama dari surah Ar Rahman dengan suara lantang.

Para pemuka Quraisy pun tercengang, tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga mereka. Mereka berseru, "Apa yang diucapkan oleh Ibnu Ummi Ma'bad itu? Apakah ia membaca sebagian dari Alquran yang dibawa oleh Muhammad?"

Para pemuka Quraisy segera bangkit menghampiri Abdullah Ibnu Mas'ud kemudian memukul wajahnya. Namun, Ibnu Mas'ud tetap melantunkan ayat-ayat suci Alquran hingga beberapa ayat. Setelah itu, ia kembali kepada para sahabat dalam kondisi wajah dan tubuh yang terluka.

Para sahabat berkata kepadanya, "Inilah yang kami khawatirkan terhadapmu." Namun Abdullah Ibnu Mas'ud menjawab, "Tidaklah ada yang lebih mudah bagiku sekarang ini selain menghadapi para musuh Allah itu. Jika kalian mau, besok aku akan melakukan hal yang sama kepada mereka."

Saat itu, tindakan Abdullah Ibnu Mas'ud ini begitu fenomenal. Ia terus mendatangi kaum Quraisy dan melantunkan ayat-ayat Allah tersebut. Allah pun memberi balasan dengan mengaruniainya kemahiran membaca Alquran dengan sangat indah. Ia juga jadi memahaminya secara mendalam.

Rasulullah sampai berpesan kepada para sahabat untuk mengikuti bacaan Alquran Ibnu Mas'ud. Ia meminta para sahabat belajar padanya bagaimana seharusnya membaca Alquran.

 

Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)