Saturday, 28 Rabiul Awwal 1439 / 16 December 2017
find us on : 
  Login |  Register
Jumat , 30 June 2017, 14:54 WIB

Menyambung Silaturahim di Hari Raya

Rep: MUHAMMAD NURSYAMSYI/ Red: Ilham Tirta
Republika/Prayogi
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi.
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan, membangun silaturahim merupakan hal yang sangat ditonjolkan dalam ajaran Islam. Pria yang dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) menuturkan, di dalam Alquran penuh dengan istilah atau ungkapan terkait dengan menyambung.

Menyambung di sini diartikan dengan menyambung tali silaturahmi. "Ini masih dalam suasana berhari raya, bersuka cita, dan bersilaturahim," kata TGB dalam kajian islami di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Jumat (30/6).

TGB menjelaskan, menyambung yang paling utama ialah menyangkut segala sesuatu apa yang Allah SWT perintahkan. Beriman kepada Allah SWT menjadi kunci paling pokok dalam hal menyambung tersebut.

"Yang perlu disambung segala yang Allah SWT perintahkan, dan paling utama beriman kepada Allah SWT dan rasulnya," kata TGB.

Setelah beriman, kemudian mencintai dan taat kepada Allah SWT dan rasul, baru kemudian berbakti kepada kedua orang tua. Kemudian, aspek menyambung juga menyasar pada seluruh kerabat dan saudara baik dari garis keturunan ayah maupun ibu untuk merajut tali silaturahim. "Lalu menyambung silaturahim kepada umat Islam dan baru kepada sesama umat manusia," kata TGB.

TGB menyampaikan, konsep menyambung silaturahim dalam Islam itu sangat utuh. Dari mulai menyambung silaturahim kepada Allah SWT, orang tua, keluarga, hingga teman. "Dan menyambung hal-hal yang baik adalah bagian inti dalam menjalani kehidupan kita," kata TGB menambahkan.


Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)