Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
Minggu, 11 Agustus 2013, 13:32 WIB

Menikmati Nasi Pecel Yu Sri di Simpang Lima

Republika/Mg15
Nasi pecel Yu Sri
A+ | Reset | A-

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kawasan Simpang Lima Semarang merupakan surga kuliner bagi para wisatawan. Bagaimana tidak, lebih dari 50 warung makan dengan berbagai pilihan terjejer rapi di sepanjang jalan di pinggir alun-alun jantung Kota Semarang ini. 

Salah satu warung makan dengan antrean yang cukup panjang adalah Nasi Pecel Yu Sri. Warung makan yang buka sekitar pukul 5 sore ini hampir tidak pernah sepi oleh pembeli.

Nasi dan sayuran rebus seperti kol, kubis dan kangkung disajikan dalam pincuk daun pisang. Sayur mayur itu pun disiram dengan bumbu kacang yang manis nan gurih dengan sedikit rasa pedas, lalu ditambah dengan serpihan kerupuk karak. 

Terdapat juga menu pendamping seperti sate usus, babat, paru, udang, ampela. Hanya, menu pendamping paling laris adalah sate keong. Tidak hanya itu, tahu dan tempe juga sudah tersedia menjadi pilihan lauk oleh para pembeli. Peyek udang dan telor ceplok juga tidak ketinggalan untuk dijadikan pilihan dalam menyantap nasi pecel ini. 

Soal rasa Nasi Pecel Yu Sri? Pertanyaan ini pun mungkin terjawab dengan mengularnya antrean para pembeli. Walaupun buka hingga pukul 2 dini hari, bukan jaminan antrean akan berkurang. Justru saat tengah malam warung ini semakin ramai, karena tengah malam merupakan puncak keramaian kawasan Simpang Lima. 

Harganya yang murah juga menjadi salah satu alasan para pembeli untuk datang kembali ke warung makan ini. Hanya dengan Rp 16 ribu, anda bisa mendapatkan 1 nasi pecel, 2 tusuk sate dan 1 botol air mineral. Tertarik?

Reporter : Mg15
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.223 reads
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
Topik: Salam Ramadhan
Tweet: #RAMADHANwithROL