Friday, 10 Ramadhan 1439 / 25 May 2018

Friday, 10 Ramadhan 1439 / 25 May 2018

 

Laznas LMI Mengajak Move On Ramadhan

Rabu 02 May 2018 13:28 WIB

Red: Agung Sasongko

Direktur Laznas LMI, Agung Heru Setiawan

Direktur Laznas LMI, Agung Heru Setiawan

Foto: Istimewa
Dengan semangat Move On Ramadhan, LMI menghadirkan kemudahan untuk mendapat pahala.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Perekonomian umat akan kuat jika pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah dilakukan dengan profesional. Hal tersebut yang menjadi salah satu komitmen Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI). 

 

Komitmen tersebut terus menjadi semangat selama dua tahun perjalanan LMI sebagai lembaga zakat tingkat nasional sejak ditetapkan melalui SK Kemenag pada Minggu, 29 April 2016. Sejalan dengan semangat Hari Milad kedua yang jatuh pada 29 April 2018 ini, Laznas LMI akan menjadikan saat ini sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja lembaga. 

 

Terutama dalam meningkatkan pemberdayaan dan pelayanan bagi warga. Selain itu, LMI sebagai lembaga zakat juga menunjukkan profesionalisme terkait pengelolaan zakat, infaq, shodaqoh, wakaf, dan dana sosial lain dari masyarakat Indonesia. "Kami di manajemen berkomitmen akan menjalankan amanah donatur dengan sebaik-baiknya. Terus meningkatkan eksistensi di kancah nasional," ujar Dirut Laznas LMI Agung Heru Setiawan.

 

Meski baru berusia kedua tahun, lembaga yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur itu telah mendapatkan Baznas Award dengan kategori pendistribusian dan pemberdayaan terbaik nasional pada 2017. 

 

Berlanjut pada Maret tahun ini hasil Audit KAP telah menyatakan laporan keuangan Laznas LMI mendaptakan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Ini semakin menumbuhkan semangat melayani para donatur dan penerima manfaat. Tidak ada keragu-raguan lagi terhadap pengelolaan dan ziswaf di Laznas LMI," terang Agung.

 

Seiring suasana milad, kita juga menyambut Ramadhan. Dengan semangat Move On Ramadhan, LMI menghadirkan kemudahan untuk mendapat pahala. Masih banyak keluarga dhuafa dan anak yatim yang membutuhkan uluran tangan kita. Karena itu, selama Ramadhan ada program membersihkan karang gigi dan periksa kesehatan mulut ke dokter gigi bagi anak-anak tersebut.

 

Sementara itu, kita juga dapat membahagiakan mustahik dengan membersihkan dan 

mengecat ulang rumah mereka. Ada juga buka puasa bersama dan bingkisan lebaran untuk mustahik. Alangkah indahnya ketika kita ikut terlibat dalam setiap momen Ramadhan mereka. "Bulan ini juga bisa menjadi momentum untuk Move On atas kesadaran menunaikan ibadah zakat. Dengan itu kita bisa membahagiakan masyarakat kurang mampu dan mengentaskan kemiskinan," ujar Agung.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA