Tuesday, 27 Muharram 1439 / 17 October 2017
find us on : 
  Login |  Register
Rabu , 28 June 2017, 17:41 WIB

Pos Pemantauan Didirikan di Tempat Wisata Cianjur

Red: Bilal Ramadhan
Riga Nurul Iman/Republika
Kondisi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di jalur Puncak Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Ahad (30/4).
Kondisi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di jalur Puncak Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Ahad (30/4).

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mendirikan sejumlah pos pemantau di tempat wisata air di wilayah utara dan selatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Kapolsek Cidaun AKP Faisal saat dihubungi, Rabu, mengatakan angka kunjungan ke sejumlah pantai di selatan Cianjur, meningkat tajam setiap harinya seperti pantai Jayanti tercatat 5.000 pengunjung memadati kawasan tersebut, sebagian besar wisatawan mengunakan sepeda motor bernomor polisi Bandung dan Jakarta.

Meningkatnya angka kujungan membuat pihaknya mendirikan dua pos pemantau yang masing-masing dijaga 15 orang anggota dari Polsek Cidaun dan Naringgul. Petugas melakukan patroli disepanjang pantai dan mengimbau pengunjung tidak berenang terlalu ke tengah karena ombak yang tinggi dikhawatirkan menyeret dan menenggelamkan pengunjung.

"Kami mengimbau agar pengujung tidak menyentuh air karena cuaca ekstrem dan ombak yang tinggi. Untuk beberapa kawasan boleh berenang tapi dianjurkan tidak terlalu tengah," katanya.

Dia mengungkapkan, yang paling dikhawatirkan terseret ombak adalah anak-anak yang lepas dari pengawasan orang tua karena dengan ombak normal dimungkinkan mereka akan terbawa ke tengah. Sehingga pihaknya terus mengimbau pengujung yang membawa anak untuk waspada dan mendampingi anaknya saat bermain di pinggir pantai.

Selama 2017, tambah dia, belum ada kasus pengunjung terseret ombak dan meninggal, namun pihaknya berharap pengunjung mengikuti aturan agar aman dan selamat selama berwisata."Jangan sampai ada korban karena terseret ombak, sampai saat ini belum ada korban jiwa," katanya.

Sementara hal yang sama dilakukan Polsek Mande dan Cikalongkulon, yang mendirikan pos pengawasan wisatawan di Waduk Jangari dan Cirata, untuk mengimbau dan mengawasi pengunjung agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Mande AKP A Suprijatna, mengatakan, belasan anggota dari dua polsek disiagakan di dua pos tersebut, mereka bertugas untuk berpatroli dan mengimbau pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku di kawasan tersebut serta mengantur arus lalu lintas yang keluar masuk tempat wisata.

"Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi ppengujung saat berwisata di kawasan ini, kita mendirikan dua posko tersebut, untuk mengawasi segalanya mulai dari keselamatan pengunjung sampai pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," katanya.

Sumber : Antara

Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)