Saturday, 7 Rabiul Awwal 1439 / 25 November 2017
find us on : 
  Login |  Register
Rabu , 07 June 2017, 01:10 WIB

Pengkajian Ramadhan di UMJ Hadirkan Tokoh Lintas Agama

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Andri Saubani
bnpt
Romo Franz Magnis Suseno
Romo Franz Magnis Suseno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah berlangsung 5-7 Juni di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Tidak cuma dari kalangan Islam, dialog-dialog dihelat turut menghadirkan tokoh-tokoh Katolik dan Kristen demi memberi beragam pandangan kepada warga Muhammadiyah.

Pada hari kedua, sekularisme, ekstrimisme, dan tren keberagaman global diangkat menjadi salah satu tema dialog yang dihadiri tokoh-tokoh agama. Hadir tokoh Katolik Romo Franz Magnis Suseno dan tokoh Kristen Pendeta Richad Daulay.

Usai memberikan pandangannya, Franz mengaku cukup senang mengikuti dialog antaragama yang digelar PP Muhammadiyah. Karenanya, ia berpendapat, dialog-dialog serupa sangat perlu untuk dikembangkan di dalam kalangan akademik.

Tapi, lanjut Franz, dialog serupa penting pula untuk tidak dibatasi dengan menghadirkan tokoh-tokoh agama semata. Ia menilai, dialog antaragama sangat penting dapat dikembangkan di tengah-tengah masyarakat yang ada di akar rumput. “Tujuannya, agar saling kenal satu sama lain dan timbul rasa saling percaya antar umat beragama," kata Franz kepada Republika, Selasa (6/6).

Franz menekankan, rasa kenal dan saling percaya itu memiliki posisi penting dalam menghadapi tantangan di masa depan. Teruama, dalam mengatasi masalah-masalah yang tidak jarang  memanfaatkan dan mengusik isu-isu keberagaman.

Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)