Rabu, 1 Zulhijjah 1438 / 23 Agustus 2017
find us on : 
  Login |  Register
Kamis , 25 Mei 2017, 23:09 WIB

Sekolah Ramadhan, Momentum Kembali ke Fitrah

Red: Irwan Kelana
Yasin Habibie/Republika
Habib Zen bin Smith.
Habib Zen bin Smith.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tanpa terasa, bulan Ramadhan kembali tiba. Bulan penuh keberkahan yang di dalamnya Allah SWT menurunkan banyak anugerah.

Seperti biasanya, bulan ini disambut dengan penuh sukacita dan semangat oleh kaum Muslimin, baik tua maupun muda. “Sebuah kegembiraan yang tidak dapat diukur melalui kacamata dunia yang fana ini,” kata  Ketua umum Rabithah Alawiyah Habib Zen bin Smith dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (25/5).

Habib Zen menambahkan, Ramadhan sejatinya adalah sebuah sekolah yang di dalamnya sarat akan nilai-nilai luhur kemanusiaan. “Nilai-nilai yang dapat menjadikan seorang Muslim kembali kepada fitrahnya, kembali kepada kemuliaannya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang padanya dituntut kedisiplinan fisik, mental dan tentu saja waktu dalam menjalankannya,” tuturnya.

Di dalam bulan ini Allah SWT memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk lebih mendekatkan diri dan membukakan pintu ampunan serta rahmat-Nya yang amat luas bagi mereka yang sungguh-sungguh menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangNya. “Ramadhan dapat diibaratkan sebagai sebuah kawah candradimuka, yang di dalamnya kekuatan sejati kaum Muslimin sebagai rahmatan lil ‘alamin kembali diperbaharui,” paparnya.

DPP Rabithah Alawiyah, kata Zen,  mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi kaum Muslimin. DPP Rabithah Alawiyah  juga ingin kembali mengingatkan hakikat utama puasa, yaitu untuk menjadikan kita orang-orang yang bertakwa.

“Melihat perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara belakangan ini, yang penuh dengan hiruk-pikuk dan seolah tanpa akhir, maka sudah selayaknya momen Ramadhan kali ini dijadikan sebagai sebuah kesempatan untuk melakukan introspeksi diri untuk kembali ke fitrah sebagai manusia yang berakhlak luhur,” ujar Zen.

Rabithah Alawiyah, kata Zen, mengajak kaum Muslimin untuk melakukan perenungan kembali atas apa yang telah terjadi seraya menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk melangkah ke arah yang lebih baik. “Ramadhan sebagai sekolah kehidupan tentunya merupakan wahana yang tepat untuk mewujudkannya,” papar  Habib Zen  bin Smith.

Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)