Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register
Minggu, 28 Juli 2013, 13:22 WIB

Daftar Kota Tujuan Mudik Bareng NU

Pelepasan Mudik Bareng di Makassar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Panitia Posko Mudik Bareng Nahdhatul Ulama (NU) Mansur Syaerozi mengatakan, seluruh bus mudik bareng dilengkapi pendingin ruangan (AC).

Setiap bus berkapasitas 54 kursi dengan tujuan pulang ke berbagai kota dan kabupaten sekitar Pulau Jawa. Melihat kondisi fisik bus, dapat dijamin mereka bisa pulang kampung dengan nyaman.

 Mansur merinci, dari 51 bus, setidaknya 24 bus menuju arah Jawa Timur, 23 bus ke Jawa Tengah, dan hanya dua bus ke Jawa Barat, yaitu Cirebon dan Kuningan.

Ia melanjutkan, bus mudik akan berhenti, antara lain di Cirebon, Kuningan, Yogyakarta, Wonosobo, Semarang, Surabaya, Situbondo, Pasuruan, Bangkalan, dan Banyuwangi. “Dua bus lainnya untuk para karyawan dan staf yang aktif di kantor PBNU.” 

Pihaknya juga menyiapkan puluhan masjid sebagai posko mudik yang membentang di sepanjang berpajalan dari Jakarta menuju ujung timur Pulau Jawa.

Ini berarti para pemudik berkesempatan mendapatkan sarana istirahat lebih nyaman. Apalagi, selain melepas lelah, mereka yang mayoritas warga Nahdliyin dapat menunaikan shalat dengan khusuk.

 Berikut daftar kota tujuan pemudik Semarak Lebaran 1434 H:

1. Jawa Timur, terdiri atas Banyuangi, Situbondo-Bondowoso, Jember-Lumajang, Probolinggo-Pasuruan, Surabaya-Bungurasih, Bangkalan-Jembatan Suramadu, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro-Cepu, Madiun-Ngawi, Pacitan-Ponorogo, Mokerto-Jombang-Kediri, dan Malang-Blitar.

2. Jawa Tengah dan Yogyakarta, terdiri atas Rembang-Demak, Pati-Kudus, Jepara, Semarang-Batang-Kendal, Solo, Yogyakarta, Sragen-Salatiga, Magelang-Temanggung, Purworejo-Gombong, Wonosobo-Banjarnegara-Purbalingga, Purwokerto-Bumiayu, Purwodadi-Blora, Pemalang, Pekalongan, Tegal, dan Brebes.

3. Jawa Barat, terdiri atas Cirebon, dan Kuningan. 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)