Wednesday, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register
Thursday, 16 August 2012, 08:26 WIB

Belum Beli Kue Lebaran? Pasar Kue Musiman Ini Bisa Jadi Pilihan

Republika/mg06
Deretan pedagang kue musiman di Ciracas, Jakarta Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bingung memilih 'buah tangan' saat mudik? Atau belum membeli kue untuk mengisi toples lebaran anda?

Deretan pedagang kue kemasan di Ciracas ini bisa menjadi pilihan. Setiap tahunnya puluhan pedagang musiman menjajakan kue kemasan di sepanjang jalan Ciracas. Lokasi ini tepat di depan pabrik pangan (Khong Guan). Pedagang musiman ini menjual kue kemasan yang dibeli secara grosir di pabrik tersebut.

Salah satunya Marsih (47), wanita ini sudah empat tahun menjadi pedagang musiman menjelang lebaran. Marsih mengaku mulai berjualan karena ajakan dari tetangganya.

"Awalnya sih tetangga yang nawarin, ya udah saya mau lagipula untungnya lumayan," ungkapnya, Rabu (15/8).

Meskipun kue yang dijajakan hanya dibungkus kemasan plastik, peminatnya tetap banyak. Pedagang mulai ramai sejak pertengahan puasa hingga usai lebaran.

Selain kue kemasan, pedagang juga menjajakan kue-kue kaleng, snack ringan, dan sirop botolan.

"Karena udah rutin setiap tahun jadi peminatnya lumayan banyak, kebanyakan sih buat oleh-oleh dibawa mudik, atau sekedar ngisi toples waktu lebaran tapi ada juga yang beli grosir ke kita karena mau dijual lagi," tambahnya.

Adanya pedagang ini terkadang membuat macet, namun karena jarak jalanan dengan kios terdapat ruang parkir, kemacetan sedikit bisa terurai. Terkecuali jika berbarengan dengan jam pulang pekerja pabrik. Calon pembeli dan pekerja akan tumpah ruah menjadi satu disitu.

Namun kemacetan tidak menyulutkan keinginan masyarakat untuk berburu kue di tempat itu. Nuraisah (38) salah satunya, ia mengaku lebih senang membeli kue di sini dibanding di mall atau pasar.

"Saya sih tiap tahun sebelum mudik pasti mampir dulu kesini untuk beli oleh-oleh buat keluarga di kampung, ya walaupun ini kue kemasan tapi buat saya gak masalah karena rasanya enak dan ada tanggal kadaluarsanya, ditambah lagi murah meriah," ujarnya.


Reporter : mg06
Redaktur : Hazliansyah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)