Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register
Jumat, 03 Agustus 2012, 14:29 WIB

Kirim Uang Pakai Wesel Pos Instan? Ini Syaratnya

Logo PT Pos Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengiriman uang dengan menggunakan wesel pos instan cukup diminati warga di daerah yang jarang terdapat mesin anjungan tunai dari bank (ATM). Wesel pos yang diluncurkan PT Pos Indonesia, menurut pegawai Kantor Pos Kota Tua, Wiwit, terjamin keamanannya.

Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pengirim dan penerima wesel pos yang diluncurkan pada 2009 ini. Keduanya harus memiliki telepon selular untuk mendapatkan nomor PIN. Selain itu pula si penerima harus menunjukkan kartu identitas ketika mengambil uang.

Untuk mengambil uang pun dapat dilakukan di kantor pos yang diinginkan oleh si penerima. Pengirim pun tidak perlu khawatir jika tiba-tiba kehilangan telepon selular, tetapi uang kiriman belum diambil. Si pengirim dapat membatalkan pengiriman uang melalui petugas di kantor pos terdekat.

Penggunaan wesel pos instan tidak secara gratis. Biaya administrasi dibebankan kepada si pengirim. Untuk pengiriman uang hingga Rp 200 ribu, biaya yang dibebankan sebesar Rp 15 ribu. Untuk Rp 201 ribu - Rp 5 juta, biaya administrasinya sebesar Rp 27 ribu.

Untuk pengiriman uang Rp 5.001.000 - Rp 10 juta, biayanya mencapai Rp 30 ribu, dan untuk Rp 10.001.000 - Rp 20 juta sebesar Rp 35 ribu. Tidak ada jumlah minimal pengiriman. Namun jumlah maksimal pengiriman menggunakan wesel pos instan hanya Rp 20 juta saja.

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Dewi Mardiani
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))