Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register
Selasa, 31 Juli 2012, 20:47 WIB

Pedagang Toples Laris Manis sejak Awal Ramadhan

Antara/Septianda Perdana
Pedagang kue kering sedang menata barang dagangannya. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sejumlah pedagang toples panen rezeki Ramadhan 1433 Hijriah. Ini mengingat banyak permintaan toples baik untuk pribadi maupun penjual kue kering.

Seorang pedagang toples yang membuka lapak di Pasar Johar Semarang, Suriyah (45), mengatakan permintaan toples sejak memasuki Ramadhan memang meningkat pesat. Itu terutama dari para pembuat kue-kue kering.

Ia mengakui biasanya para pembeli toples adalah kalangan ibu rumah tangga yang membeli secara eceran.
Akan tetapi, saat Ramadhan seperti ini, banyak yang memborong untuk dijadikan tempat kue-kue kering yang dijual lagi.

"Kalau ramai seperti ini, setiap hari saya bisa mendapat dua juta rupiah. Bahkan, kalau akhir pekan saya bisa dapat omzet lebih banyak lagi. Ya sekitar tiga juta rupiah dalam satu hari," katanya.

Dia menjelaskan bahwa toples yang dijualnya memiliki berbagai model. Aneka modelnya mulai dari model toples belimbing, toples aladin, dan toples canister yang masing-masing memiliki harga tersendiri. Harga tergantung model.

"Itu toples-toples yang terbuat dari kaca dan biasanya banyak dicari kalangan ibu rumah tangga untuk kebutuhan pribadi, yakni tempat kue kering saat Lebaran. Ada juga toples plastik dengan harga lebih murah," katanya.

Toples belimbing dijual dengan harga Rp 15.000 - 25.000 per buah tergantung ukuran. Toples aladin Rp 45.000. Toples yang lebih mahal itu model canister dengan harga Rp 175.000 per set.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))