Monday, 3 Safar 1439 / 23 October 2017
find us on : 
  Login |  Register
Ahad , 02 July 2017, 19:30 WIB

Arus Lalu Lintas di Puncak Cianjur Mulai Sepi

Red: Andi Nur Aminah
Mahmud Muhyidin
Antrean kendaraan pemudik di kawasan Puncak Cianjur (ilustrasi)
Antrean kendaraan pemudik di kawasan Puncak Cianjur (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  CIANJUR -- Arus lalu lintas di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai sepi dari kendaraan khususnya dengan ciri khas mudik, meskipun sore menjelang malam sempat dilakukan sistem satu arah menuju Bogor.

Kepala Bagian Operasional Lantas Polres Cianjur Iptu Muhaimin saat dihubungi, Ahad (2/7) mengatakan arus kendaraan sempat terpantau padat menjelang siang dari kedua arah menuju Cianjur atau sebaliknya menuju Bogor. Kendaraan yang mendominasi milik pendatang yang hendak menghabiskan libur panjang pada sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak-Cipanas.

Volume kendaraan meningkat menjelang sore ketika tempat wisata tutup. Sehingga untuk menghindari antrean panjang pihaknya sempat melakukan sistem satu arah. "Untuk kendaraan pemudik sudah mulai sepi melintas di jalur ini, namun volume kendaraan pendatang yang hendak berlibur terlihat seperti akhir pekan biasa dengan jumlah yang cukup meningkat, sehingga untuk menghindari macet total kami sempat melakukan sistem satu arah," katanya.

Menjelang malam kepadatan arus di jalur Puncak-Cianjur, mulai mencair dan terkesan lengang. Pengguna jalan dapat melarikan kendaraanya dengan kecepatan di atas rata-rata.

Sedangkan puncak arus balik yang telah dilalui sejak dua hari terakhir, tidak sampai menyebabkan macet total dari kedua arah. Karena petuga sempat melakukan beberapa kali sistem satu arah menuju Bogor, dengan antrean sepanjang 20 kilometer.

"Meskipun jalur sudah kembali normal dan bisa disebut sepi, kami imbau penguna jalan yang melintas untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas dan beristirahat ketika lelah," katanya.


Sumber : Antara

Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)