Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register
Monday, 05 August 2013, 02:08 WIB

Kecelakaan Beruntun, Arus Mudik Ajibarang-Wangon Tersendat

Republika
Kecelakaan lalu lintas. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Arus mudik di jalan penghubung jalur pantai utara (pantura) dan jalur selatan Jawa Tengah dilaporkan tersendat akibat adanya kecelakaan beruntun di ruas Jalan Raya Ajibarang-Wangon, Desa Wlahar, Banyumas.

Salah seorang warga Wangon, Robin (30), Senin dini hari, menginformasikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Ahad (4/8), sekitar pukul 23.25 WIB.

"Saat saya dalam perjalanan pulang dari Ajibarang, arus lalu lintas di Jalan Raya Ajibarang-Wangon, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, tersendat. Ternyata baru saja terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil dan empat sepeda motor," katanya.

Dia menduga kecelakaan beruntun tersebut terjadi akibat mobil yang datang dari arah Ajibarang mengerem mendadak karena adanya lubang di jalan menikung dan minim penerangan itu.

Kendati demikian, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti pelat nomor kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.

"Yang saya ingat, salah satu sepeda motor berpelat nomor R-3893-RF mengalami rusak parah dan pengendaranya luka-luka. Sekitar lokasi kejadian cukup gelap karena minim lampu penerangan," kata dia yang merupakan karyawan salah satu instansi pemerintah.

Menurut dia, kecelakaan beruntun tersebut saat ini ditangani Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas. Sementara itu, pihak Satlantas Polres Banyumas belum bisa dikonfirmasi terkait kecelakaan beruntun tersebut.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)