Jalur Pantura Subang, Kendaraan Padat Merayap

Kamis, 09 September 2010 18:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG--Hingga H-1 Lebaran, Kamis (9/9), jalur mudik pantura padat merayap. Sejak Jatisari, Karawang, Jawa Barat, kecepatan mobil rata-rata hanya 20 km per jam. Botol-botol bekas minuman energi menjadi 'hiasan' sepanjang pembatas jalan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Selepas dari kawasan pertigaan Jomin --selepas tol Cikampek-- kendaraan tak pernah benar-benar berhenti total. Tetapi kecepatannya tak pernah melampaui 40 km per jam. Antrean kendaraan terlihat menyambung sampai batas cakrawala di jalur Subang yang lurus.

Pemandangan unik begitu memasuki Subang adalah botol-botol bekas minuman energi di lajur pembatas tengah jalan. Di ruas ini, pembatas lajur arah timur dan barat adalah seruas jalur semen selebar setengah meter. Di setiap jarak tertentu, botol-botol itu tergeletak, seolah menjadi 'prasasti' kemacetan setidaknya sejak akhir pekan lalu.

Lepas subuh, kendaraan roda dua mulai mewarnai arus mudik. Sebelumnya pemudik jenis ini hanya satu dua menyelip di antara ribuan mobil pemudik.

Redaktur: irf
Reporter: ann


136 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda