Lingkar Nagreg Ditutup Sementara
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Hujan yang mengguyur tiga hari terakhir, membuat pertahanan di sepanjang jalur lingkar Nagreg semakin tergerus. Tanah dan bebatuan kecil pun terbawa air menuruni tebing di sisi jalan dan membanjiri sebagian jalur lingkar Nagreg.
Kepala Kepolisian Resort Bandung, Ajun Kombes Hendro Pandowo, mengatakan, akibat kondisi tersebut, jalur lingkar Nagreg ditutup untuk sementara. Arus kendaraan dari Bandung serta Garut dan Tasikmalaya dialihkan melalui jalur lama. “Ada tanah dan kerikil yang berjatuhan, cukup membahayakan pemudik, khususnya pengendara roda dua. Untuk sementara jalur lingkar Nagreg ditutup,” ungkap Hendro, Rabu (8/9) malam.
Ia menuturkan, hujan deras sejak Rabu (8/9) siang, membuat tanah tebing di kiri kanan jalur lingkar Nagreg tergerus. Tanah yang bercampur kerikil dan air pun menggenangi parit dan meluber ke badan jalan. Sehingga jalan menjadi licin.
“Sebelumnya kami sudah memberi peringatan kepada pengemudi yang akan melalui jalur ini untuk berhati-hati. Menurut laporan, beberapa pengendara motor terpeleset di jalur lingkar Nagreg, terutama di tanjakan sekitar jembatan Citiis,” tuturnya.
Saat ditanya, apakah Kamis sudah dapat dioperasikan kembali, ia mengatakan, belum tahu. Pihaknya akan mengkoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak lain, seperti Dishub dan Dinas Bina Marga.
Namun, ia menekankan, setelah hujan reda, pihaknya akan langsung membersihkan genangan tanah yang bercampur dengan kerikil dan air tersebut. “Jika besok cerah, mungkin jalur lingkar Nagreg akan dioperasikan kembali,” tuturnya.
Sementara itu, akibat dari penutupan jalur lingkar Nagreg, kemacetan panjang pun terjadi. Umumnya kepadatan arus kendaraan berasal dari arah Bandung. Praktis setelah penutupan, jalur lama Nagreg pun kembali menjadi jalur utama dengan dua arah.
217 reads




