Friday, 3 Zulqaidah 1435 / 29 August 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Dalam Dua Hari, Stasiun Senen Tambah Delapan KA

Thursday, 09 September 2010, 07:31 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Stasiun Kereta Api (KA) Pasar Senen Jakarta akhirnya memutuskan untuk melakukan penambahan hingga delapan KA. Penambahan tersebut karena KA yang dijadwalkan berangkat sesuai jadwal yang ditentukan tidak mencukupi untuk mengakomodasi seluruh penumpang.

Penambahan KA tersebut disesuaikan dengan jurusan kereta yang paling padat, misalnya jurusan Surabaya ditambah dua KA, yakni dua KA Kertajaya Lebaran yang masing-masing berangkat pada pukul 13.30 dan pukul 17.10 WIB, KA Matarmaja Lebaran Jurusan Malang, KA Saung Galih Lebaran Kotoarjo, KA Sinjautama Yogjakarta, KA Kutoarjo Lebaran, dan KA Bengawan Lebaran Jurusan Solo.

KA yang ditambahkan tersebut merupakan jenis kereta ekonomi. Sedangkan untuk jenis KA ekonomi AC adalah KA Bogo Wonto jurusan Kutoarjo yang akan berangkat pukul 20.25 malam ini. "Penambahan sebanyak delapan kereta ini sudah yang kedua kalinya sejak kemarin," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi I Jakarta, Mateta Rijalul Haq, di kantornya, Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu malam (8/9).

Menurut Mateta, penambahan tersebut untuk menampung membludaknya penumpang, yakni pada H-3 kemarin, jumlah penumpang mencapai 18.194 dan pada H-2 hari ini hingga pukul 18.00 penumpang yang sudah diberangkatkan dengan 13 KA sebanyak 7.945 orang.

Reporter : Ilyas
Redaktur : Endro Yuwanto
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar