Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Pemudik Motor Diminta Waspadai Titik Rawan Kecelakaan di Bekasi

Rabu, 08 September 2010, 01:39 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI--Pemudik sepeda motor diminta mewaspadai titik-titik rawan kecelakaan di sekitar kota Bekasi, Jawa Barat. Ada sekitar tujuh titik rawan kecelakaan di Kota Bekasi.

''Kami minta pemudik sepeda motor untuk tetap waspada" ujar Kepala Kepolisian Metro Bekasi Kota, Kombes Imam Sugianto kepada wartawan, Selasa (7/9).

Menurut data dari Satuan Lalu Lintas Polresto Bekasi, tujuh titik rawan kecelakaan itu antara lain Jalan Siliwangi-Narogong Pangkalan I, III dan IV, Jalan alternatif Cibubur, Jalan Chairil Anwar, Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan KH Noer Ali.

Imam mengatakan, titik rawan kecelakaan tersebut terletak di enam wilayah hukum yaitu kepolisian sektor Pondok Gede dan Bantar Gebang, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Medan Satria.

Wilayah rawan kecelakaan tersebut disebabkan karena tidak berimbangnya lebar ruas jalan dengan volume jumlah kendaraan roda dua dan empat yang melintas di jalur tersebut.

Menurut Imam, hal itu menyebabkan para pengguna jalan saling mencoba mendahalui dengan kecepatan tinggi. "Saling cepat mendahului, maka potensi kecelakaan tidak bisa dihindari" kata dia.

Beberapa ruas jalan, kata Imam, yang merupakan titik rawan kecelakaan jalannya bergelombang. Sehingga para pengendara sepeda motor kesulitan mengendalikan kendaraan mereka saat melintasi wilayah jalan tersebut.

Reporter : Maryana
Redaktur : Endro Yuwanto
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar