Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Antisipasi Korban Lalin saat Lebaran, Lubang Kuburan Disiapkan

Wednesday, 01 September 2010, 02:48 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR--Tidak hanya keamanan yang diprioritaskan saat Lebaran 1431 Hijriyah dan pasca Hari Raya Idul Fitri. Lubang kuburan pun dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), Kota Bogor, Jawa Barat, bahkan akan mempersiapkan lubang-lubang kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kayumanis, yang terletak di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU), DCKTR Kota Bogor, Deni Sediawan, mengatakan, pihaknya menyediakan lima lubang kuburan pada Hari Raya Idul Fitri. “Untuk antisipasi apabila terjadinya kecelakaan lalu lintas (lalin) pada Hari Raya Idul Fitri, atau pun kejadian tidak diinginkan lainnya,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (31/8).

Lubang kuburan yang disediakan hanya lima buah. ''Kalau ternyata memang lebih dari yang kita sediakan, akan kami gali lubang kuburan tambahan,” tutur Deni.

Lubang kuburan ini, sambung Deni, diperuntukkan bagi korban kecelakaan yang tidak memiliki keluarga dan sanak keluarganya . “Dipilihnya TPU Kayumanis karena masih ada lahan kosong di sana,” ujar dia.

Namun, proses penguburan korban kecelakaan yang tidak memiliki keluarga di wilayah Bogor di TPU Kayumanis tersebut tetap berdasarkan hasil persetujuan dari pihak kepolisian Polres Kota Bogor dan Rumah Sakit Umum (RSU). ''Kalau tidak tidak dapat persetujuan dari Polres Kota Bogor dan Rumah Sakit Umum yang memberi hasil visum, nanti kami akan dituntut oleh keluarganya,” ujar Deni.

Pembuatan lubang kuburan ini, sudah berlangsung dari tahun sebelumnya. ''Tahun kemarin sudah ada, rata-rata yang meninggal tidak mempunyai keluarga di Kota Bogor. Mayoritas korban kecelakaan lalin, tapi ada juga gepeng yang meninggal Lebaran tahun lalu dan dikuburkan di lubang itu,” kata Deni.

Lubang kuburan ini gratis. Namun Deni tidak menyebutkan berapa anggaran yang disediakan untuk pembuatan lubang kuburan tersebut. ''Tidak dipungut biaya, sudah ada anggarannya, tapi saya kurang tahu jumlahnya. Anggaran ini untuk pembuatan lubang dan honor petugas gali kuburan,'' tandasnya.

Reporter : Wiana Paragoan
Redaktur : Endro Yuwanto
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...