Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Pantauan Arus Mudik dengan Sistem Online

Selasa, 31 Agustus 2010, 08:46 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,TEGAL--Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tegal, Jateng, memasang lima kamera pemantau lalu lintas atau Automatic Traffic Camera System (ATCS) di lima titik di daerah ini. Kepala Dishubkominfo Kota Tegal, Chaerul Huda, Senin, menyebutkan, lima titik yang dipasang kamera pemantau adalah perempatan Maya atau perempatan Pasifik Mall, pertigaan hotel Pramesti, pertigaan Mulyadana, perempatan pasar Pagi, dan perempatan Tempa.

Menurut dia, tempat-tempat tersebut merupakan beberapa simpul kemacetan di Tegal saat arus mudik mendatang. Ia mengatakan, fungsi dari kamera tersebut sebenarnya sebagai pemantau arus lalu lintas, supaya para pemudik bisa memantau kondisi jalur yang akan dilalui.  "Saat ini kamera tersebut bisa di akses secara online lewat internet dengan membuka alamat website www.dishubkominfotegalkota.go.id," katanya.

Ia menambahkan, selain untuk pemantauan arus, kamera tersebut juga dilengkapi detektor yang bisa menghitung jumlah kendaraan yang melintas setiap jamnya. Dari data tersebut, kata dia, bisa diketahui kepadatan jalur serta bisa dijadikan acuan membuat kebijakan selanjutnya.

Ia menambahkan, Dishubkominfo juga mengerahkan 95 petugas Jaga Lintasan karena di Tegal ada tujuh perlintasan dan diantaranya perlu dijaga ketat berada di jalur padat, eperti di pertigaan Tirus dan di perlintasan dekat Pertamina.  Dari jumlah tersebut, lanjut dia, 40 adalah petugas lama dan 55 orang adalah petugas baru yang telah diberi pembekalan untuk mengamankan perlintasan kerta api saat kereta melintas.

Ia meminta kerja sama dengan masyarakat untuk ikut mengamankan jalur kereta karena tanpa adanya kerjasama dengan berbagai pihak, kecil kemungkinan tercipta kondisi yang kondusif. "Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, supaya dalam perjalanan arus mudik dan balik tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi keselamatan masyarakat sangat penting," katanya.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar