Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Puncak Kemacetan Arus Mudik Pantura H-2

Minggu, 22 Agustus 2010, 02:56 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,BREBES--Puncak kemacetan arus lalu lintas mudik di jalur pantura Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran 2010, kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Pemerintah Kabupaten Brebes, Suprapto. "Perkiraan puncak kemacetan tahun ini pada H-2 Lebaran," katanya, di Brebes.

Sejumlah tempat yang rawan kemacetan, antara lain pintu keluar Tol Pejagan, Pasar Losari, Pasar Tanjung, simpang tiga Tanjung dan Pejagan, Pasar Kersana, wilayah Ketanggungan, dan perlintasan kereta api Karangsawah. Selain itu, kata dia, tanjakan Siregol, perlintasan KA Kretek Pagojegan-Paguyangan, Kota Brebes, Pasar Limbangan, Pasar Bulakamba, Pasar Jatibarang, Pasar Sitanggal, Pasar Larangan, Pasar Linggapura, tikungan Barupring Kalisalak, dan Pasar Bumiayu.

Pihaknya akan menyiagakan petugas di sejumlah tempat rawan macet itu untuk memantau secara khusus dan mengatur arus lalu lintas terutama saat terjadi kemacetan. Ia mengatakan jalur mudik yang melewati sejumlah pasar di daerah itu berpotensi macet.

Selain itu, kata dia, jalan yang kondisinya masih rusak juga berpotensi memacetkan arus lalu lintas. "Karena pengendara akan memilih jalan yang lebih baik di antara jalur rusak itu sehingga mereka melaju pelan-pelan," katanya.

Ia menyebutkan enam jalur alternatif sudah disiapkan untuk antisipasi kemacetan di jalur utama. Enam jalur itu adalah Tanjung-Kresana, Bulakamba-Slatri, Bojongsari-Ketanggungan, Klampok-Sitanggal, Ketanggungan-Jatibarang, dan Tangklok-Songgom.

Ia memperkirakan pemudik bersepeda motor masih mendominasi melewati jalur pantura Brebes pada Lebaran 2010 sebagaimana terjadi pada 2009. Berdasarkan keterangan Kementerian Perhubungan, kata dia, jumlah pemudik bersepeda motor pada Lebaran 2009 sebanyak 3.146.945 orang, sedangkan pada 2010 diperkirakan mencapai 3.617.666 orang.

Pemudik pada 2009 yang menggunakan mobil sebanyak 1.313.495 orang, sedangkan pada 2010 diperkirakan mencapai 1.373.916 orang.  Jumlah pemudik pada 2010 yang masuk Jateng diprediksi terjadi peningkatan. Mereka yang menggunakan bus meningkat sebanyak lima persen, mobil pribadi 10 persen, dan sepeda motor 15 persen.

Pihaknya melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran antara lain pembukaan pos pemantauan seperti posko induk di Kluwut, posko bantu di Ketanggungan, dan membantu mengatur arus lalu lintas. Jumlah personel yang disiapkan di posko sebanyak 92 orang dan terminal 86 orang, sedangkan jumlah kendaraan pemantau tujuh unit dan sepeda motor 37 unit.

Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pembangunan Tekan Populasi Satwa Liar
JAKARTA -- Senior Advisor World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Prof Ir H Hadi S. Alikodra menuturkan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat banyak memberikan...