Rabu 09 Mar 2022 21:40 WIB

Modric Anggap PSG Juga Alami Tekanan Seperti Madrid

PSG punya beban harus juara Liga Champions.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Israr Itah
Luka Modric dari Real Madrid.
Foto: AP/Bernat Armangue
Luka Modric dari Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid berada dalam tekanan saat menerima lawatan Paris Saint Germain (PSG) pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (10/3/2022) dini hari WIB. Maklum, Los Blancos harus menghapus defisit satu gol usai menyerah 0-1 dari Les Parisiens pada leg pertama, pertengahan Februari silam. 

Kendati begitu, gelandang Real Madrid Luka Modric menilai PSG juga berada dalam tekanan serupa saat bertandang ke Stadion Santiago Bernabeu. Tekanan ini tidak terlepas dari ekspektasi yang diberikan kepada tim besutan Mauricio Pochettino untuk bisa melaju ke babak selanjutnya hingga akhirnya menjuarai Liga Champions musim ini.

Baca Juga

''Tekanan ada di dua tim. Baik Real Madrid dan PSG ingin melangkah ke babak selanjutnya. Mereka telah melakukan apa pun untuk bisa meraih titel Liga Champions, tapi hingga kini target itu belum juga tercapai. Kedua tim sama-sama mempertaruhkan hal besar dan memiliki tekanan yang sama,'' kata Modric seperti dikutip Marca, Rabu (9/3/2022). 

Sayangnya, pada laga ini Modric akan kehilangan salah satu tandemnya di lini tengah Los Blancos. Gelandang bertahan asal Brasil Casemiro terpaksa absen lantaran harus menjalani sanksi larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning. Tidak hanya itu, Toni Kroos juga diragukan untuk bisa tampil lantaran masalah kebugaran. 

Kendati begitu, Modric cukup yakin dengan kemampuan dua pemain pelapis di lini tengah Los Blancos, Federico Valverde dan Eduardo Camavinga. Dua pemain ini, tutur Modric, dinilai bisa menggantikan peran Casemiro dan Kroos. 

''Kami memiliki pemain yang cukup berkualitas. Siapa pun yang akan dipilih oleh pelatih akan tampil baik di laga tersebut,'' kata gelandang berusia 36 tahun tersebut. 

Sejak kekalahan dari PSG pada pertengahan Februari silam, Madrid terbukti mampu langsung bangkit. Tim besutan Carlo Ancelotti menorehkan kemenangan di tiga laga terakhir. Bahkan, dalam tiga laga tersebut, Madrid sukses mengemas total delapan gol dan hanya kebobolan satu gol, termasuk saat membungkam Real Sociedad, 4-1, akhir pekan lalu. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement