Senin 29 Nov 2021 11:48 WIB

Pemprov DKI Terus Menambah Pembangunan Drainase Vertikal

Foto pembangunan drainase di Cilandak yang belum selesai viral, dan dikaitkan Anies.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Erik Purnama Putra
Pekerja menyelesaikan pembuatan sumur resapan atau drainase vertikal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/11/2021). Pemprov DKI Jakarta membuat sumur resapan atau drainase vertikal di berbagai wilayah di Jakarta guna mengantisipasi banjir.
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Pekerja menyelesaikan pembuatan sumur resapan atau drainase vertikal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/11/2021). Pemprov DKI Jakarta membuat sumur resapan atau drainase vertikal di berbagai wilayah di Jakarta guna mengantisipasi banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal, mengatakan, hingga kini jajarannya terus menambah beberapa titik untuk mengganti penutup sementara drainase vertikal menjadi yang permanen dan tahan beban.

Menurut dia, yang saat ini dalam pengerjaan berada di Jalan Intan, Cilandak, Jakarta Selatan. Sebelumnya, viral foto penutup sementara drainase vertikal yang belum selesai. Oleh beberapa pihak, foto itu dianggap sebagai cerminan Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan yang tidak pernah beres bekerja.

Baca Juga

"Saat ini pekerjaan drainase vertikal masih dalam masa konstruksi yang menjadi tanggung jawab vendor atau rekanan pelaksana yang bersangkutan,” kata Yusmada dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (28/11).

Dia menjelaskan, penutup drainase vertikal di Jalan Intan yang rusak tersebut adalah penutup sementara. Saat ini oleh vendor sudah dilakukan perbaikan dan penggantian penutup jenis heavy duty (beban berat). Tujuannya, untuk menjamin keamanan berlalu lintas dan tahan terhadap beban kendaraan yang berlalu-lalang.

Sehingga tidak benar jika penutup sementara itu, karena kinerja Pemprov DKI yang tidak bagus. Menurut Yusmada, beberapa titik pembangunan drainase bertikal terus bertambah lokasinya. Dinas SDA DKI mengtumakan membangun drainase vertikal di daerah rawan genangan dan banjir.

Baik, itu di lingkungan yang dekat dengan permukiman warga maupun jalan raya. Yusmada menjelaskan, Pemprov DKI terus berupaya mengoptimalkan pembuatan drainase vertikal agar dapat menampung, menyimpan dan menambah cadangan air tanah.

Termasuk di antaranya, mengurangi limpasan air hujan ke saluran pembuangan dan badan air lainnya. Sehingga, mencegah timbulnya genangan dan banjir sekaligus bermanfaat pada musim kemarau.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement