Rabu, 1 Zulqaidah 1435 / 27 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perempuan Iran Dilarang Nonton Piala Eropa di Luar Rumah

Senin, 11 Juni 2012, 21:11 WIB
Komentar : 0
Reuters/Paul Hanna
Suporter timnas Spanyol berteriak gembira setelah timnya mencetak gol saat menghadapi Italia di laga Grup C Piala Eropa 2012 di Madrid, Spanyol, Ahad (10/6).
Suporter timnas Spanyol berteriak gembira setelah timnya mencetak gol saat menghadapi Italia di laga Grup C Piala Eropa 2012 di Madrid, Spanyol, Ahad (10/6).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kaum perempuan di Iran hanya boleh menonton pertandingan Liga Eropa di rumah. Jika mereka menonton pertandingan sepak bola di bioskop atau tempat umum lainnya, maka mereka akan bercampur dengan kaum laki laki.

Hal tersebut tidak pantas di Iran. Demikian disampaikan kepolisian Iran, komisaris Bahman Kargar pada Ahad (10/6) kepada kantor berita Iran.

"Selama pertandingan sepak bola berlangsung, kaum laki-laki jadi sangat bersemangat. Kadang-kadang mereka bahkan melontarkan makian kasar dan lelucon kotor. Tidak ada gunanya bagi kaum perempuan untuk menonton pertandingan sepak bola bersama laki-laki. Para perempuan seharusnya berterima kasih kepada kepolisian," tuturnya.

Sepak bola merupakan olahraga paling populer di Iran. Stasiun televisi negeri menyiarkan semua pertandinga Liga Eropa secara langsung. Pada musim Liga Eropa sebelumnya, banyak pasangan dan keluarga yang menonton pertandingan bersama di bioskop. Bagi pemerintah Islam konservatif Iran, hal tersebut adalah tindakan tercela.


Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : ANP/AFP
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jakarta Butuh Ketahanan Air
JAKARTA -- Air baku di Jakarta semakin tak berimbang dengan kebutuhan masyarakatnya. Herawati Prasetyo, Wakil Presiden Direktur Palyja mengatakan Rabu (27/8), selama ini...