Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ramos Bungkam Kritik dengan 'Penalti Panenka'

Thursday, 28 June 2012, 16:42 WIB
Komentar : 2
Reuters/Michael Dalder
 Sergio Ramos
Sergio Ramos

REPUBLIKA.CO.ID, DONETSK -- Sergio Ramos, bek timnas Spanyol, mengakui dirinya mempersiapkan 'penalti panenka' dalam duel penalti lawan Portugal di semifinal Piala Eropa 2012. Tendangan cukilan Ramos membawa Spanyol unggul 3-2 sebelum Cesc Fabregas akhirnya memastikan kemenangan Spanyol 4-2.

''Saya sudah merencanakannya sejak lama. Saya tidak akan berbohong,'' ujar Ramos seperti dikutip sbs.com.au. ''Itu memang beresiko. Tapi, saya yakin kiper akan bergerak ke satu arah atau arah lainnya. Itu benar-benar keberuntungan, tapi itu sungguh baik untuk diriku.''

Meski terbilang beresiko, Ramos memiliki keinginan kuat untuk melakukan 'penalti panenka'. Tekad tersebut tak lain untuk membungkam kritikan atas kegagalannya di semifinal Liga Champions musim lalu lawan Bayern Muenchen.

Ramos, yang tampil sebagai eksekutor ketiga Real Madrid, gagal melakukan tugasnya sehingga Bayern Muenchen menang 3-1 guna memastikan tiket final. ''Setelah pengalaman penalti terakhirku bersama Real Madrid di Liga Champions, orang mengatakan bahwa saya tidak siap mengambil tanggung jawab penalti.''

Kritikan tersebut yang membuat Ramos tertantang untuk melakukan penalti panenka. Gaya tendangan penalti dengan cungkilan yang pertama kali diperkenalkan oleh Antonin Panenka pada final Piala Eropa 1976.

Tendangan cungkilan Panenka membawa Cekoslavakia mengalahkan juara bertahan Jerman Barat untuk memastikan gelar juara Eropa. Sejak peristiwa monumental tersebut, gaya tendangan penalti dengan cungkilan disebut gaya 'penalti panenka'.

Redaktur : Didi Purwadi
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kemarau Panjang Akibatkan Turunnya Pasokan Air Jakarta, Ini Solusinya
JAKARTA -- Musim kemarau panjang di indonesia memiliki dampak terhadap penurunan debit air baku. Kepala Divisi Komunikasi dan Pertanggung Jawaban Sosial PT PAM...