Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inggris Siapkan Skenario Adu Penalti

Kamis, 21 Juni 2012, 10:31 WIB
Komentar : 0
Reuters/Nigel Roddis
 Roy Hodgson
Roy Hodgson

REPUBLIKA.CO.ID, KRAKOW -- Pelatih Roy Hodgson menyiapkan skenario adu penalti guna mengantisipasi kemungkinan laga perempat final lawan Italia berakhir imbang. Inggris selama ini mengalami nasib buruk dalam soal adu penalti.

Pengalaman buruk tersebut kini menghantui Inggris jelang laga babak delapan besar Piala Eropa 2012 lawan Italia pada Ahad (24/6). Bermain di Kiev, laga kedua tim bisa saja diakhiri dengan duel penalti.

''Kami sudah melakukan latihan adu penalti. Usai sesi latihan, kami biasa menggunakan waktu untuk berlatih tendangan penalti,'' kata Hodgson seperti dikutip channelnewsasia.

Inggris kali ini memandang kemungkinan adu penalti lebih serius lagi. Skuat Tiga Singa mencurahkan perhatiannya pada kemungkinan tersebut. Maklum, Inggris selalu kalah dalam duel penalti.

Dalam enam kali adu penalti di turnamen besar, Inggris menelan kekalahan sebanyak lima kali. Satu-satunya kemenangan Inggris dalam duel penalti saat bertemu Spanyol di Piala Eropa 1996.

Hodgson mengakui tidak bisa memindah tensi adu penalti dalam sebuah latihan. Meski sering berlatih tembakan penalti, namun hal yang paling menentukan adalah masalah mental. ''Semuanya tergantung pada ketenangan, keyakinan dan kemampuan sang pemain.''

Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar