Thursday, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Belanda Waspadai Pemain Muslim Jerman

Wednesday, 13 June 2012, 08:57 WIB
Komentar : 2
http://seyhan-pegasus.blogspot.com
Mesut Ozil
Mesut Ozil

REPUBLIKA.CO.ID, KHARKIV -- De Oranje tidak punya pilihan selain mengalahkan timnas Jerman agar bisa lolos dari fase Grup B Piala Eropa 2012.

Ini lantaran Robin van Persie dkk di laga pertama dikalahkan Denmark dengan skor 1-0. Adapun Der Panzer mampu mengatasi perlawanan Portugal, 1-0, lewat gol Mario Gomez.

Kemenangan Jerman berkat kontribusi besar dua pemain Muslim, yaitu Mesut Ozil dan Sami Khedir. Ozil terpilih sebagai man of the match dan Khedira berperan atas terjadinya gol tunggal kemenangan timnya.

Gelandang timnas Belanda Rafael van der Vaart tampaknya sadar peluang timnya lolos sangat kecil. Pasalnya tidak mudah bagi mereka untuk bisa mengalahkan Jerman yang dihuni para pemain berkualitas.

Pertemuan terakhir antara Belanda dan Jerman di laga persahabatan di Hamburg, Jerman November tahun lalu, tuan rumah sukses menghancurkan Belanda dengan skor 3-0.

Namun, realita tersebut coba dikecilkan Van der Vaart dengan menyebut hanya ada tiga pemain di timnas Jerman yang kualitasnya bagus. Selebihnya mereka memiliki kemampuan biasa. 

“Aku hitung hanya tiga pemain yang bagus di skuat Jerman: Mesut Ozil, Mario Gotze, dan Bastian Schweinsteiger,” ujar pemain Tottenham Hotspur itu dilansir laman NUsport.

Mantan pemain Real Madrid tersebut menilai, strategi total football Belanda akan merepotkan lini pertahanan tim besutan Joacim Loew itu. 

“Pertahanan Jerman bagus, tapi itu saja. Saya pikir kami memiliki kualitas lebih.” 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : NUsport
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...