Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Cesc Fabregas Sindir Mantan Pelatih

Senin, 02 Juli 2012, 23:52 WIB
Komentar : 2
Reuters/Juan Medina
Cesc Fabregas, gelandang timnas Spanyol, berteriak meluapkan emosinya usai menjebol gawang Portugal dalam duel penalti di semifinal Piala Eropa 2012.
Cesc Fabregas, gelandang timnas Spanyol, berteriak meluapkan emosinya usai menjebol gawang Portugal dalam duel penalti di semifinal Piala Eropa 2012.

KIEV -- Cesc Fabregas menyerang balik para pengkritik yang menyebut sepakbola tiki taka ala Spanyol kini mulai membosankan. Gelandang timnas Spanyol itu menyebut kemenangan 4-0 atas Italia di partai final menjadi bukti bahwa permainan tiki taka tidak menjemukan.

''Untuk orang-orang yang berpikir bahwa kami bermain sangat membosankan, saya pikir mereka sama sekali tidak mengerti soal permainan,'' sindir Fabregas seperti dikutip metro.co.uk.

Absennya striker andalan, David Villa, membuat Spanyol memainkan sistem tanpa striker (False 9) di turnamen Piala Eropa 2012. Sebagian menilai sistem tersebut membuat penampilan Spanyol menjadi kurang menggigit. Timnas Spanyol semakin kehilangan sinarnya ketika menghadapi tim yang bermain bertahan penuh.

Arsene Wenger, manajer Arsenal, merupakan salah satu yang mengkritikan gaya tiki taka Spanyol yang mulai membosankan. Mantan pelatih Fabregas itu menyebut pemain Spanyol telah mengkhianati filosofi sepakbola ofensif dengan bermain terlampau berhati-hati.

Redaktur : Didi Purwadi
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...