Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Prancis 'Gantung' Masa Depan Blanc

Jumat, 29 Juni 2012, 03:12 WIB
Komentar : -1
Reuters/Alessandro Bianchi
 Laurent Blanc
Laurent Blanc

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pascagagal dari Piala Eropa 2012, masa depan Laurent Blanc bersama Timnas Prancis masih belum jelas. Pasalnya, Federasi Sepak bola Prancis (FFF) memilih untuk menunda keputusan mengenai nasib Blanc di skuat 'Ayam Jantan'. Kabar itu disampaikan Blanc setelah ia melakukan pembicaraan dengan ketua FFF, Noel Le Graet.

Le Graet mempertimbangkan opsi lain setelah Prancis disingkirkan Spanyol di perempat final Piala Eropa 2012, yang merupakan target minimal bagi Les Bleus. Meski citra timnas Prancis dinodai perselisihan antara Samir Nasri dengan media, tapi Prancis mampu tampil apik di perhelatan akbar Euro 2012.

"Kami berbagi banyak sudut pandang," kata Blanc setelah diskusinya dengan Le Graet, yang kerap dianggap bukan merupakan mitra bagi mantan pemain internasional Prancis ini.

Blanc yang menggantikan Raymond Domenech mengungkapkan, kedua belah pihak memilih untuk menunggu dan memberi waktu selama 48 jam untuk memikirkan berbagai hal, sebelum memutuskan apakah dirinya akan bertahan di posisi tersebut.

"Kami berbicara dan memberi pandangan kami perihal situasi ini. Kami memiliki sedikit gambaran luas teknis dari Piala Eropa. Semuanya sangat sopan. Kami berbagi banyak sudut pandang," sebut Blanc.

"Di luar itu, ini adalah pertama kalinya semua masalah pribadi sejauh yang saya khawatirkan (diperbincangkan). Itulah mengapa kami belum mengambil keputusan dan kami akan melalui 48 jam untuk memikirkannya," papar Blanc setelah pembicaraan dengan federasi.

"Saya berkata apa yang harus saya katakan. Saya pikir ia berkata padaku bahwa ia memiliki hal-hal untuk disampaikan, dan itu adalah hal yang baik," kata Blanc, yang kontraknya habis pada akhir pekan ini.

Blanc telah meminta perpanjangan kontrak sebelum Piala Eropa 2012 dimulai, sedangkan Le Graet menyatakan perpanjangan kontrak bergantung pada apakah Prancis berhasil lolos dari fase grup. Mereka mampu melakukannya, namun hanya sebagai runner up, sehingga mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan, Spanyol dan akhirnya kalah.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : AFP
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Dunia Islam Jalin Kerja Sama Lewat Keberagaman
JAKARTA -- Menjalin sebuah kerjasama dengan dunia islam menjadi tugas penting Shaarik H Zhafar sebagai utusan khusus Menteri luar negeri Amerika Serikat untuk...