Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Cina Tewas Karena Begadang Nonton Piala Eropa

Sabtu, 23 Juni 2012, 15:34 WIB
Komentar : 1
Reuters/Petr Josek
Striker timnas Italia, Antonio Cassano, merayakan golnya ke jala Republik Irlandia di laga terakhir Grup C Piala Eropa 2012.

REPUBLIKA.CO.ID,HUNAN - Kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua para pecinta sepakbola. Seorang pria asal Cina meninggal dunia gara-gara keseringan begadang demi menyaksikan pertandingan Piala Eropa 2012.  

Berdasarkan laporan koran Metropolis Sanxiang seperti dilansir Telegraph, pria yang dinamakan Jiang Xiashoan (nama samaran) itu meninggal lantaran selama 11 hari berturut-turut selalu menonton siaran langsung  ajang empat tahunan tersebut.

Akibat perbedaan waktu, siaran langsung Piala Eropa di Cina dimulai pukul 2.45 pagi setiap harinya. Selama itu pula, Xiashoan mengganti waktu tidurnya dengan menonton bola, dan langsung melanjutkan aktivitasnya dengan bekerja.  Laga Italia melawan Irlandia, Senin (18/6) waktu setempat, menjadi pertandingan terakhir yang disaksikan pria berumur 26 tahun itu.

Xiaoshan yang dikabarkan sebagai pendukung Italia ini, tewas setelah menyaksikan pertandingan Gli Azurri yang memenangkan laga dengan skor 2-0. Ia menyaksikan laga tersebut bersama teman-temanya di suatu tempat.

Ajal menjemput Xiaoshan di kediamannya di provinsi Hunan. Ia harus tertidur untuk selamanya setelah lelah menyaksikan pertandingan. Peristiwa ini kali pertama diketahui sang ibu yang mencoba membangunkannya untuk makan malam.

Menurut pemeriksaan Liu Zhilling, dokter rumah sakit setempat, Xiaoshan sebenarnya tidak memiliki riwayat penyakit. Kondisi fisiknya pun terbilang sangat sehat. Namun, akibat kebanyakan begadang sepanjang malam sambil merokok dan minum alkohol, kondisi imun Xiaoshan menurun drastis. "Hal itu menjadi dugaaan kuat penyebab kematian Xiaoshan," kata Zhilling.

Salah seorang teman Xiaoshan tidak menampik pernyataan dokter tersebut. habat dekatnya itu terlihat tidak begitu bersemangat saat menyaksikan Antonia Cassano dan Mario Balotelli mencetak gol kemenangan untuk Italia.

Xiaoshan pun diakuinya tidak pernah ketinggalan untuk menonton setiap laga yang berlangsung semenjak turnamen digelar. "Kami pasti sesekali istirahat dan tidak menonton pertandingan, sementara dia tidak. Mungkin dia kelelahan karena selalu begadang," katanya.

Menurut sumber pemberitaan lain, Daily Mail, kematian Xiaoshan bukan hanya karena begadang, minum alkohol dan merokok. Tetapi juga karena ia mandi usai begadang menonton bola.

Kejadian ini bukan kali pertama terjadi di Cina. Sebelumnya, pada Piala Dunia 2006 di Jerman 2006 dan 2010 di Afrika Selatan, banyak warga Cina yang ambruk dan harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kelelahan kebanyakan begadang menonton bola.

Reporter : satria kartika
Redaktur : Taufik Rachman
1.671 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  dudie Sabtu, 23 Juni 2012, 18:51
kematian tragis, pengorbanan yang sia-ia dan tak bermanfaat
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...