Rabu, 20 Juni 2012, 05:45 WIB

Suporter Bertindak Rasis, Kroasia Kena Denda UEFA

Red: Hazliansyah
AP/Antonio Calanni
 Mario Mandzukic, pemain timnas Kroasia, melakukan selebrasi usai menjebol jala Italia di laga Grup C Piala Eropa 2012 di Poznan, Polandia, pada Kamis (15/6).
Mario Mandzukic, pemain timnas Kroasia, melakukan selebrasi usai menjebol jala Italia di laga Grup C Piala Eropa 2012 di Poznan, Polandia, pada Kamis (15/6).

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWA -- Sudah jatuh tertimpa tangga. Anggapan ini agaknya cocok dialamatkan pada Kroasia.

Setelah dipastikan tersingkir dari ajang Piala Eropa 2012, Federasi Sepak Bola Kroasia harus kembali menelan pil pahit.

UEFA menjatuhkan denda sebesar 80.000 euro akibat ulah pendukung Kroasia yang dinilai bertindak rasis dengan menyanyikan lagu-lagu bernada rasis kepada penyerang Italia, Mario Balotelli pada pertandingan Grup C Piala Eropa 2012 di Poznan, Polandia, Kamis lalu.

Jaringan The Football Against Racism in Europe (FARE) --yang kerap bekerja bersama dengan UEFA dan telah menjadi pengamat pada setiap pertandingan Piala Eropa 2012 -- mengatakan bahwa sekitar 300 sampai 500 pendukung Kroasia terlibat dalam pelecehan kepada Balotelli.

"Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) telah didenda 80.000 euro karena pendukung mereka menyalakan dan melemparkan kembang api, serta tindakan tidak patut (nyanyian-nynyian rasis, simbol-simbol rasis) pada pertandingan Grup C Piala Eropa 2012 melawan Italia," demikian pernyataan UEFA.

Atas sanksi ini, UEFA memberikan waktu tiga hari bagi HNS untuk mengajukan banding dengan menyertakan alasan mereka.

HNS sendiri mengakui sikap buruk sejumlah pendukungnya dan meminta UEFA membatalkan hukuman.

Sumber : Antara/Reuters