Sunday, 9 Jumadil Akhir 1436 / 29 March 2015
find us on : 
  Login |  Register

Hadapi Kroasia, Italia Putar Otak

Thursday, 14 June 2012, 11:02 WIB
Komentar : 1
AP Photo/Michael Sohn
Gelandang Spanyol, Xavi Hernandez dan pemain Italia Sebastian Giovinco berebut bola pada laga pembuka Grup C di Piala Eropa 2012 antara Italia dan Spanyol di Gdansk, Polandia, Ahad (10/6).
Gelandang Spanyol, Xavi Hernandez dan pemain Italia Sebastian Giovinco berebut bola pada laga pembuka Grup C di Piala Eropa 2012 antara Italia dan Spanyol di Gdansk, Polandia, Ahad (10/6).

REPUBLIKA.CO.ID, POZNAN -- Italia belum pernah mengalahkan Kroasia sejak negara Balkan itu berpisah dari Yugosloavia. Namun Italia diwajibkan mampu mengatasi Kroasia untuk menjaga asa lolos dari grup C.

Kroasia sendiri menampilkan performa gemilang kala menundukkan Republik Irlandia pada laga perdana. Mario Mandzukic mencetak dua gol pada pertandingan itu. Namun, ancaman sebenarnya justru datang dari tusukan-tusukan pemain sayap Kroasia, Ivan Rakitic dan Ivan Perisic.

Pelatih Azzurri Cesare Prandelli harus memutar otak untuk menghentikan laju dua pemain itu dari lebar lapangan.

Prandelli diprediksi akan meninggalkan formasi 3-5-2 yang sukses menahan imbang Spanyol dan kembali ke skema awal 4-4-2 yang terbukti sukses di babak kualifikasi. Dalam formasi itu, Azzurri hanya kebobolan dua kali dalam sepuluh laga.

“Saya telah mengatakan di awal bahwa Kroasia adalah tim yang paling berbahaya karena permainan mereka paling sulit diprediksi. Ini akan menjadi pertandingan yang menentukan dalam grup,” kata Prandelli seperti dilansir Soccerway.

Prandelli juga akan menghadapi dilemma dalam pemilihan starter di lini depan. Penyerang gaek Antonio Di Natale sedang dalam performa puncak setelah mencetak gol ke gawang Matador. Semantara pilihan utama Mario Balotelli belum dapat menunjukkan kontribusi yang signifikan.

“Yang menjadi pertimbangan adalah kondisi mental dan fisik pemain. Ide ini tak akan berubah banyak sehingga kami bisa mendapatkan konsistensi dalam tim,” imbuh mantan arsitek Fiorentina itu.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Soccerway
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Arab Saudi Menyikapi Krisis Yaman
WASHINGTON DC -- Setelah sempat mengancam milisi Houthi yang menguasai sekitar separuh Yaman, Arab Saudi akhirnya melancarkan serangan udara terhadap kelompok pemberontak Syiah...