Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rusuh Jelang Laga Polandia-Rusia, Beginilah Nasib Ratusan Suporter

Rabu, 13 Juni 2012, 05:26 WIB
Komentar : 1
AP Photo
 Pemain Rusia Alan Dzagoev melakukan selebrasi setelah merobek jala Polandia dalam lanjutan penyisihan Grup A.
Pemain Rusia Alan Dzagoev melakukan selebrasi setelah merobek jala Polandia dalam lanjutan penyisihan Grup A.

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWA---Polisi di ibukota Polandia, Warsawa, mengatakan bahwa mereka menahan lebih dari 100 pendukung tim yang terlibat keributan menjelang pertandingan Polandia-Rusia di Piala Eropa 2012, yang berakhir imbang 1-1.

Beberapa petugas juga menahan beberapa penggemar sepak bola di sekitar area fanzone resmi di Warsawa sepanjang pertandingan, demikian dikabarkan koresponden AFP yang berada di lokasi kejadian.

"Polisi telah memobilisasi lebih dari 6.000 petugas untuk menjaga ketertiban umum untuk pertandingan dengan resiko keamanan yang tinggi," demikian disampaikan juru bicara kepolisian Warsawa, Maciej Karczewski, kepada AFP pada Selasa.

Unit-unit kekuatan tambahan dari pinggir kota akan tiba di pusat kota, untuk mobilisasi penonton yang keluar dari Stadion Nasional, tambahnya.

Perkelahian terjadi antara pendukung tim sepak bola Polandia dan Rusia sebelum pertandingan dimulai, ketika ribuan pendukung Rusia berjalan kaki sambil berbaris menuju Stadion Nasional di Warsawa. Polisi menggunakan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan para perusuh.

Sepuluh orang cedera, termasuk tujuh warga Polandia, dua warga Rusia, dan satu orang Jerman, namun mereka tidak menderita luka serius, demikian pernyataan polisi.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara/AFP
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar