Sunday, 7 Rajab 1436 / 26 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Ukraina di Atas Prancis dan Inggris

Tuesday, 12 June 2012, 08:51 WIB
Komentar : 1
AP Photo/Ivan Sekretarev
Striker Ukraina Andriy Shevchenko merayakan gol pada pertandingan Grup D Piala Eropa melawan Swedia di Kiev, Ukraina, Senin (11/6).
Striker Ukraina Andriy Shevchenko merayakan gol pada pertandingan Grup D Piala Eropa melawan Swedia di Kiev, Ukraina, Senin (11/6).

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV - Tuan rumah Piala Eropa 2012, Ukraina, pada Senin (12/6) waktu setempat naik ke puncak klasemen Grup D setelah menang 2-1 atas Swedia di depan pendukung sendiri di Kiev. Pasukan Oleg Blokhin ada di atas Inggris dan Prancis, yang hanya bermain imbang 1-1 pada pertandingan pembuka di Donetsk.

Dua gol dari Andrei Shevchenko, mengamankan tiga poin bagi Ukraina, setelah kapten Swedia, Zlatan Ibrahimovic, sempat membuat tim tamu unggul di Stadion Olimpiade, di ibukota Ukraina.

Pelatih Swedia, Erik Hansen, telah menjadikan Ukraina sebagai favorit sebelum pertandingan dimulai karena dianggap memiliki keunggulan sebagai tuan rumah. Sebaliknya Blokhin justru sempat pesimis setelah penampilan buruk sebelum turnamen dan masalah keracunan makanan yang sempat mengganggu timnya.

Swedia, yang mendapat hasil negatif, sementara ini harus puas berada di lantai dasar klasemen sementara Grup D.

Pada pertandingan selanjutnya Swedia akan bertemu Inggris di Stadion Olimpiade Kiev, Sabtu (16/6) dinihari WIB. Sementara Ukraina akan menghadapi Prancis, Jumat malam.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara, AFP
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Kriminalisasi dan Monsterisasi Dakwah'
JAKARTA -- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengatakan ada gejala yang sangat mengkhawatirkan, yakni adanya kriminalisasi dan 'monsterisasi' dakwah. Monstersasi...