Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tahan Inggris, Prancis Perpanjang Rekor tak Terkalahkan

Selasa, 12 Juni 2012, 06:13 WIB
Komentar : 2
Reuters/Yves Herman
Pelatih timnas Prancis, Laurent Blanc, menendang bola saat timnya menghadapi Inggris di laga Grup D Piala Eropa 2012 di Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, pada Senin (11/6).
Pelatih timnas Prancis, Laurent Blanc, menendang bola saat timnya menghadapi Inggris di laga Grup D Piala Eropa 2012 di Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, pada Senin (11/6).

REPUBLIKA.CO.ID, DONETSK -- Pelatih Prancis Laurent Blanc memuji karakter bermain anak asuhnya kala menaham imbnag Inggris dalam laga pembuka mereka di Piala Eropa 2012. Prancs berhasil menahan imbang Inggris dengan skor 1-1.

Prancis tertinggal lebih dulu setelah tandukan Joleon Lescott membawa Inggris memimpin pada menit ke-30 di Donbass Arena. Namun sembilan menit berselang, Prancis berhasil menyamakan kedudukan berkat tembakan keras Samir Nasri.

Dengan hasil ini maka Prancis memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 22 kali berturut-turut.

"Saya pikir kami sedikit membutuhkan waktu untuk mendapatkan irama pertandingan dan seperti yang sering terjadi, kami mendapat hukuman (tertinggal lebih dulu)," kata Blanc. "Namun ironisnya, itu membantu kami untuk akhirnya mendapatkan permainan."

Dalam pertandingan yang disiarkan hingga dini hari tadi, Prancis memang lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.

"Faktanya di sini sangat panas (ketat), sehingga tidak mudah bagi tim ini untuk menyerang lebih banyak, dan saya pikir Prancis lebih banyak menyerang daripada Inggris pada malam ini."

"Kami dapat saja kalah pada pertandingan ini seandainya kami tidak bereaksi, maka itu adalah salah satu hal positif. Namun saya pikir jika anda melihat pada pertandingan itu, tim yang lebih memainkan sepak bola adalah Prancis."

Sementara itu, Blanc memuji kontribusi Nasri. "Samir selalu berada di sini dengan pemain-pemain bertalenta lainnya," ucapnya.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara/AFP
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...