Selasa, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Selalu Partai Final Selalu Gagal Juara

Minggu, 10 Juni 2012, 09:00 WIB
Komentar : 1
www.uefa.com
Timnas Uni Soviet melaju ke partai final Piala Eropa 1988 usai mengalahkan Italia dengan skor 2-0.
Timnas Uni Soviet melaju ke partai final Piala Eropa 1988 usai mengalahkan Italia dengan skor 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Uni Soviet selalu menjadi langganan partai puncak alias partai final Piala Eropa. Tapi ironisnya, Uni Soviet juga menjadi langganan sebagai tim yang selalu kalah di partai final.

‘Takdir’ tersebut kembali menerpa Uni Soviet pada Piala Eropa 1988. Bertemu Italia di babak semifinal, Uni Soviet memastikan melaju ke partai final usai memetik kemenangan 2-0 lewat gol Hennadiy Lytovchenko dan Oleh Valeriyovych Protasov.

Di babak semifinal lainnya, Belanda menghempaskan Jerman Barat 2-1 setelah lebih dulu tertinggal lewat gol penalti Lothar Matthaus. Pada 15 menit terakhir, Belanda sukses membalikkan keadaan melalui gol Ronald Koeman dan Marco van Basten.

‘’Belanda akhirnya mengalahkan Uni Soviet 2-0 di partai final di Muenchen,’’ tulis uefa. ‘’Uni Soviet menjadi satu-satunya tim yang kalah di tiga laga partai final Piala Eropa.’’

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : www.uefa.com
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar