Maradona Bela Suarez
Sabtu , 28 June 2014, 03:00 WIB
Forza Italian Football
Diego Maradona

REPUBLIKA.CO.ID, VENEZUELA -- FIFA akhirnya memberikan hukuman bagi penyerang Uruguay, Luis Suarez atas insiden yang dilakukannya. Dia dijatuhi sanksi larangan bertanding di sembilan laga resmi internasional dan tak boleh terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan sepakbola selama empat bulan.

Mengetahui hukuman yang diberikan kepada penyerang Liverpool tersebut cukupp memberatkannya,legenda sepakbola Argentina, Diego Armando Maradona pun berkomentar. Maradona menilai Suarez tak pantas disalahkan, dia juga menyebut hukuman FIFA memalukan.

Dalam sebuah acara televisi Venezuela yang bertajuk De Zurda di Rio de Janeiro, Maradona membela Suarez dan mengecam sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA. Mantan pemain Napoli dan Barcelona ini mengatakan jika hukuman yang diberikan terlalu berlebihan.

"Mengapa menghukumnya terlalu berat. Ini adalah sepakbola, terjadi gesekan seperti itu adalah hal yang wajar," ungkap Maradona dikutip dari Marca, Jumat (27/6). "Mengapa tidak sekalian saja kirim dia ke Guantanamo" lanjut Maradona sambil bergurau.

Maradona juga mengatakan bahwa FIFAA hanya akan menonton pertandingan yang monoton di Piala Dunia. pasalnya, Uruguay dan Suarez akan menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan banyak pihak, dan hal tersebut mampu memeriahkan perhelatan empat tahunan ini.

Dukungan Maradona untuk Suarez juga ditunjukkan melalui kaus yang dikenakannya di acara tersebut. Pria berusia 53 tahun itu mengenakan kaus yang bertuliskan 'Luisito Estamos Con Vos' (Luis kecil, kami bersamamu).

 


Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : c56
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar