Jumat , 03 November 2017, 19:03 WIB

Kiat Agar Karya Ilmiah Masuk ke Jurnal Internasional

Rep: mg2/ Red: Hiru Muhammad
dok. MG2
Prof. Adi Fahrudin, Ph.D saat menyampaikan materi di Workshop Publication in International Journal, pada  International Conference of Social Sciences, di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (2/11).
Prof. Adi Fahrudin, Ph.D saat menyampaikan materi di Workshop Publication in International Journal, pada International Conference of Social Sciences, di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (2/11).

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Menyusun tulisan artikel, penelitian ilmiah dan sejenisnya agar dapat masuk ke jurnal internasional dan menjadi rujukan banyak orang ternyata tidak sulit. 

Prof. Adi Fahrudin, Dosen bidang Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Visiting Professor di Universiti Malaysia, Sabah menjelaskan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membuat tulisan agar masuk ke indeks sederhana seperti Google Scholar. Dari situ baru bisa dilanjutkan ke Jurnal International Index seperti Directory of Open Access Journals (DOAJ)

"Pertama, sebelum kita publikasi ke Jurnal Index, terlebih dahulu kita publikasi diri," kata Fahrudin saat acara workhop International Conference of Social Sciences di Universitas Muhammadiyah Jakarta,  Kamis (2/11).

Publikasi diri yang dimaksud adalah dengan memasukan hasil tulisan kita ke wadah index yang sederhana, seperti Google Scholar, Academica, dan Research Gate. Ketiga itu dapat diakses secara gratis oleh akademisi, peneliti, dan lain-lain yang ingin mempublikasi hasil tulisannya.

Google Scholar merupakan jurnal index sederhana yang dibuat Google. Dengan membuat akun terlebih dahulu hanya dengan menggunakan Gmail sudah bisa memposting tulisan.

Sama halnya dengan Google Scholar, web lain seperti Academica juga Research Gate  dapat diakses secara gratis untuk memposting tulisan. Namun, terlebih dahulu harus mendaftar dengan email dari asal universitas penulis, jika ia berasal dari akademisi.

Fahrudin menambahkan, penulis juga diminta untuk memasukan nama universitas dan fakultas. Selain bisa membuat nama penulis diketahui banyak orang, universitas tersebut juga akan mendapat rating, yang tentunya kedepan dapat mempermudah langkah mempublikasikan tulisan ke Jurnal Index International.

Selain itu, dengan email yang dikaitkan dengan web tersebut, bisa diketahui siapa saja pembaca yang mengunduh tulisan tersebut untuk dijadikan referensi. Penulis akan mendapatkan email pemberitahuan seperti jumlah downloader, followers, dan sebagainya.

Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Endang Sulastri mengatakan, kegiatan ini dapat memberikan pelajaran kepada peserta yang hadir agar tulisannya dapat dimuat di Jurnal Index International.