Robot Batik Raih Emas di Olympiade Robot 2011

Senin, 19 Desember 2011, 20:16 WIB
Berita Terkait

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Robot hemat energi bermotif batik yang dikaryakan oleh salah seorang siswa SMP Negeri 7 Kota Bandung, Azman Syah Barran berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan "International Robotics Olimpiade:IRO" 2011 yang berlangsung di Jakarta, 15-16 Desember.

"Saya tidak menyangka menang, dan ketika panitia mengumumkan memang salah menyebutkan nama," kata Azman kepada wartawan saat jumpa Pers di sekolahnya, Bandung, Senin.

Dalam kejuaraan itu diinformasikan oleh pembina robotica SMP Negeri 7, Eril Mozef bahwa sekolahnya mengirimkan 6 tim untuk berkompetisi pada ajang Junior dan Challenge dan dari enam tim itu semuanya berhasil memperoleh medali.

Selain mendapat emas, menurutnya, timnya pun berhasil menyabet medali perak di kategori "Energi Saving Robot" tingkat junior dan Challenge sedangkan tiga tim lainnya mendapat medali penghargaan karena masuk delapan besar.

Kemudian, ia mengatakan kemenangan yang didapat tim nya patut disyukuri, karena ia pun tidak menyangka bila anak asuhnya bisa menyabet gelar medali emas.

"Saya tidak menyangka karena pada saat kompetisi negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, China, Singapura dan Amerika Serikat pun ikut," katanya.

Ia mengakui, persiapan dari seleksi anggota tim hingga perlombaan hanya dua minggu sehingga sangat cepat dan singkat,"jadi kami tidak menyangka bisa mendapatkan medali emas," lanjut pria yang juga sebagai Dewan juri kompetisi Robot Cerdas Indonesia (KRCI) itu.

Ia mengatakan, juara yang didapat anak asuhnya tidak lepas karena bahan dan bentuk model robot yang sangat efisien, praktis dan ramah lingkungan. "Jadi, robot ini tidak menggunakan batre melainkan solar cell, selain itu pihak panitia pun membatasi intensitas cahaya sehingga membuat kita harus menciptakan model robot yang sangat efisien," paparnya.

Ia menjelaskan, robot yang dibuat oleh China dan Korea lebih canggih tetapi tidak efisien energi sehingga saat dioperasikan pun tersendat-sendat.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP terkait, Nandy Supriyadi mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya. "Saya berharap prestasi ini terus ditingkatkan dan kegiatan robotika di sekolah ini memang baru tetapi dengan prestasi cemerlang ini diharapkan akan menarik banyak siswa untuk menggeluti robotika," kata Nandy.

Atas peraihan emasnya itu, Azman pun melontarkan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukungnya "Saya ucapkan terima kasih untuk guru, kepala sekolah, pembimbing dan rekan lainnya sehingga saya dapat medali emas ini," tukas Azman

Redaktur: taufik rachman
Sumber: antara
Abu al-Thufail berkata: Aku melihat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam berthowaf di Ka'bah, beliau menyentuh Hajar Aswad dengan tongkat yang dibawanya, dan mencium tongkat tersebut. (HR Muslim)
eza, Kamis, 19 Januari 2012, 09:40

sayang apresiasi yang diberikan kepada yang memiliki potensi seperti itu, sangat minim, sehingga banyak anak negeri yang berpotensi lebih memilih mengabdikan kepandaiannya ke negeri orang, tidak lain hanyalah karena eksistensi dirinya akan lebih dihargai di sana.

Balas
Roesbianto, Kamis, 22 Desember 2011, 05:02

Potensi anak2 Indonesia sangat bagus. Asal bisa diajarkan, dilatih, dan didukung berbagai pihak, baik orangtua siswa, sekolah, pelatih, dan ada sponsor. Maka pasti dapat bersaing dg anak2 dari negara maju. .. Maju terus anak2 Indonesia. amiin.

Balas
budisantoso, Rabu, 21 Desember 2011, 13:23

Kami segenap tim PKBL dan Manajeman PT. Len Industri mengucapkan: Selamat kepada SMPN 7 Bandung yang telah meraih prestasi internasional dan telah mengharumkan nama Bangsa.Mudah2an pencapaian ini bukan yang terakhir tetapi menjadi titik awal menuju prestasi berikutnya. Amiin.

Balas
wati, Selasa, 20 Desember 2011, 07:53

seelamat. Terbukti pelajar kita tdk hanya pinter tauran.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...