Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 / 20 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Kirim Lima Tim Olimpiade Sains Internasional

Selasa, 05 Juli 2011, 21:18 WIB
Komentar : 0
Olimpiade Sains, ilustrasi
Olimpiade Sains, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesia kembali mengirimkan siswa-siswa sekolah menengah atas (SMA) ke olimpiade sains internasional tahun 2011 untuk bidang Fisika, Matematika, Biologi, Kimia, dan Informatika ke sejumlah negara.

Tim-tim yang akan berlaga diterima oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Fasli Jalal di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Selasa petang. Hadir mendampingi Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas Baedhowi dan Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas Totok Suprayitno.

Fasli menyampaikan para peserta olimpiade yang mewakili Indonesia telah melalui seleksi ketat dimulai dari sekolah masing-masing sampai ke regional. Dikatakannya cakupan asal daerah peserta makin luas mulai mulai dari kawasan barat sampai timur nusantara. "Indonesia tidak henti-hentinya menunjukkan kebolehan siswa di berbagai forum terhormat."

Pada bidang Fisika, Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) akan berlaga di Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-42 di Bangkok, Thailand pada 10-18 Juli 2011. Tim ditargetkan meraih dua medali emas. Ada sebanyak 86 negara yang mengirimkan peserta di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan Rusia.

TOFI terdiri atas Farhan Nur Kholid, siswa SMA Sragen Bilingual Boarding School; Luqman Fathurochim, siswa SMA Sragen Bilingual Boarding School; Imam Agung Raharja, siswa SMA Pribadi Depok; Erwin Wibowo, siswa SMAK BPK Penabur Gading Serpong; dan Kevin Ardian Fauzie, siswa SMA Santa Maria Pekanbaru.

Pada bidang Matematika, Indonesia mengirim enam siswa ke International Mathematical Olympiad (IMO) ke-52, yang diselenggarakan pada 12-24 Juli 2011 di Amsterdam, Belanda. Tim ditargetkan meraih dua medali perak dan empat medali perunggu. Tahun lalu tim IMO Indonesia berada pada ranking 30 dari 96 negara dan berhasil menyabet satu medali perak, empat medali perunggu, dan satu honorable mention.

Tim IMO Indonesia terdiri atas Johan Gunardi, siswa SMAK 5 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta; Stefanus, siswa SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta; Tobi Moektijono, siswa SMA IPEKA International Christian School Jakarta, DKI Jakarta; Ahmad Zaky, siswa SMA Negeri 8 Jakarta, DKI Jakarta; Ivan Wangsa Cipta Lingga, siswa SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta; dan Pramudya Ananto, siswa SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.

Adapun pada bidang Biologi, tim akan berlaga di arena kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-22 pada 11-16 Juli 2011 di Taipei, Taiwan. Tim IBO mengirimkan empat siswa dan ditargetkan meraih medali. Pada ajang tahun lalu di Korea Selatan, tim IBO meraih dua medali emas dan dua medali perunggu.

Indonesia yang telah mengikuti IBO sejak 2000 mengirimkan Toriq Salafi, siswa kelas 3 MAN Insan Cendekia, Serpong, Tangerang; Marsha Christanvia, siswa kelas 3 SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta; Afandi Charles, siswa kelas 2 SMAN 78 Jakarta; dan Husni Muarif, siswa kelas 2 SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.

Sementara pada bidang Informatika, Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) Indonesia akan berkompetisi di International Olympiad in Informatics (IOI) ke-23. Kompetisi akan berlangsung pada 22-29 Juli 2011 di Pattaya, Thailand. Pada penyelenggaraan IOI ke-22 di Waterloo, Ontario, Kanada, TOKI berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu.

TOKI Indonesia terdiri atas William Gozali, siswa SMA Tarakanita 2 Jakarta; Jessica Handojo, siswa SMA Santa Ursula, Jakarta; Reinhart Abdiel Hermanus, siswa SMA Santo Paulus, Bandung; dan Frederikus Hudi, siswa SMA Negeri 4 Denpasar.

Redaktur : Johar Arif
Sumber : Antara
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...