Rabu , 06 December 2017, 16:47 WIB

IBK Korea Bantu Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda

Red: Irwan Kelana
Dok MI Nurul Huda
Industrial Bank Of Korea (IBK) membantu renovasi gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Jakarta Selatan.
Industrial Bank Of Korea (IBK) membantu renovasi gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Panti Nugraha Unit sosial adalah sebuah lembaga sosial yang memiliki wilayah dampingan di Kelurahan lebak Bulus dan Cilandak Barat, Jakarta, dengan anak dampingan sebanyak 1.400 orang.

Panti Nugraha bermitra dengan Child Fund Indonesia sejak 1983. Sudah banyak program yang dilakukan terutama di wilayah-wilayah yang menjadi dampingannya.

Pada tanggal 20 November 2017, bertempat di IBK Finance Tower, Seoul, Korea, IBK (www.ibk.co.kr, Chairman & CEO Kim, Do Jin) mengadakan upacara pembukaan untuk 「12 IBK Global Volunteer Service」, dan menyumbangkan 300 juta won untuk Child Fund Korea untuk perbaikan lingkungan pendidikan di Indonesia.

Panti Nugraha mendapatkan bantuan dari Child Fund Korea dan Industrial Bank Of Korea (IBK) untuk disalurkan kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda, Jakarta Selatan. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk renovasi gedung yang berada di sisi timur MI tersebut.

“Dengan adanya bantuan dana renovasi gedung ini, diharapkan siswa-siswi MI Nurul Huda dapat belajar dengan lebih nyaman,” kata  Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Jakarta, Zamroni dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (6/12).

Zamroni menambahkan, Team Sukarelawan IBK Global yang terdiri dari 65 karyawan IBK telah melakukan survei di MI Nurul Huda selama tiga hari. “Mereka memenuhi kegiatan sukarela seperti merenovasi fasilitas sekolah, membuat tas sekolah, dan bermain mini olimpiade dengan siswa,” tuturnya.

“Kami berterima kasih  kepada IBK karena telah membantu merenovasi fasilitas sekolah, menyediakan peralatan sekolah, dan menghabiskan waktu berharga dengan para siswa,” kata Zamroni pada penutupan kegiatan sukarela itu.

Sementara itu, Chairman & CEO IBK, Kim Do Jin, mengatakan "Saya harap sumbangan dan kerja sukarela IBK ini dapat berkontribusi pada perkembangan lingkungan pendidikan Indonesia, dan membantu anak-anak untuk menumbuhkan harapan dan impian untuk masa depan mereka."

IBK telah mengirim Sukarelawan Global mereka 11 kali ke Vietnam, Myanmar, dan Kamboja sejak 2011. Melalui bisnis CSR global yang terus berlanjut, IBK telah membangun sekolah baru dan memasang fasilitas air minum di negara-negara ini.

Berita Terkait