Selasa , 21 November 2017, 19:18 WIB

SDIT MU Gelar Shalat Syuruq di Outbound Sapadia Bogor

Red: Endro Yuwanto
sdit miftahul ulum
  Para siswa SDIT Miftahul Ulum Gandul Cinere Depok melaksanakan shalat Syuruq, Selasa (21/11) di Sapadia Bogor.
Para siswa SDIT Miftahul Ulum Gandul Cinere Depok melaksanakan shalat Syuruq, Selasa (21/11) di Sapadia Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- SDIT Miftahul Ulum Gandul Cinere Depok baru saja menggelar acara Perkemahan Anak Berian & Bertakwa Miftahul Ulum (PermataMU) di area Outbound Sapadia Bogor pada Senin (20/11) hingga Selasa (21/11). Kegiatan PermataMU ini wajib diikuti oleh siswa kelas 5 & 6 yang berjumlah  202 siswa dengan 20 pembina pramuka.

Rombongan berangkat dari sekolah pada pukul 8 pagi usai mengikuti kegiatan upacara di sekolah. Seluruh peserta menuju lokasi menggunakan mobil tronton TNI sebanyak delapan armada.

"Kegiatan di Sapadia diawali dengan mendirikan tenda, upacara pembukaan, shalat Dzuhur berjamaah, dan makan siang. Tepat pukul 2 siang peserta berkumpul sesuai regunya untuk mengikuti acara outbound hingga pukul 4 sore," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDIT Miftahul Ulum Mudzakkir Harun Alrasyid, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa.

Selanjutnya, kata Mudzakir, saat malam hari peserta diajak menyalakan api unggun dan menampilkan kreativitas pentas seni. Tepat pukul 3 pagi, peserta dibangunkan untuk persiapan shalat malam (qiyamul lail) hingga Subuh berjamaah di lapangan rumput di tengah area Sapadia.

Menurut Mudzakir, usai shalat Subuh berjamaah peserta tidak langsung beranjak dari tempat duduknya melainkan tetap duduk dengan tenang sambil berdzikir hingga waktu Syuruq tiba dan ditutup dengan shalat sunah dua rakaat. "Pada saat ini waktu Syuruq pukul 05.24 WIB."

Keutamaan shalat Syuruq, kata Mudzakir, adalah memperoleh pahala haji dan umrah secara sempurna sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Muhammad Saw dalam haditsnya: "Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang shalat pagi hari (subuh) secara berjamaah, kemudian ia duduk berdzikir kepada Allah SWT hingga terbitnya matahari, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala mengerjakan haji dan umrah. Rasulullah SAW bersabda, ‘Sempurna, sempurna, sempurna.’ (HR Turmudzi)."

Berita Terkait