Sabtu , 14 April 2012, 16:42 WIB

Bupati Bekasi Janjikan Revitalisasi RSUD

Red: Taufik Rachman
Edwin Dwi Putranto/Republika
Kantor Kabupaten Bekasi
Kantor Kabupaten Bekasi

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI--Kandidat terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Jawa Barat, Neneng Hasanah Yasin dan Rohim Mintareja (Nero) memprioritaskan pembenahan struktur birokrasi dan Badan Usaha Milik Daerah dalam program 100 hari pemerintahan mereka.

"Struktur birokrasi dan jajaran direksi BUMD akan menjadi prioritas utama yang akan dibenahi," ujar Ketua Tim Sukses Nero, Taih Minarno, di Cikarang, Sabtu.

Menurut dia, upaya pembenahan tersebut perlu diprioritaskan guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional sesuai dengan kemampuannya. Hal tersebut juga diperlukan untuk menjamin kekompakan birokrasi dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

"Jika ditanya apakah akan ada mutasi di tubuh birokrasi dalam 100 kepemimpinan Nero, hal itu sangat mungkin terjadi," kata Taih.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu, kinerja BUMD Pemkab Bekasi belum memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Semangat pembentukan BUMD adalah untuk mendatangkan tambahan PAD. Tapi yang terjadi saat ini justru sebaliknya, BUMD setiap tahun masih disubsidi oleh APBD," katanya.

Menurut dia, pihaknya masih menggodok sejumlah program 100 hari yang akan dilakukan oleh Nero pascapelantikan nanti. Secara garis besar, program itu meliputi janji politiknya terhadap masyarakat seperti penyediaan lapangan pekerjaan dan perbaikan infrastruktur. "Kami juga akan mengevaluasi kinerja birokasi pemerintahan sebelumnya," ujarnya.

Bupati terpilih, Neneng Hasanah Yasin, mengatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi adalah salah satu instansi yang akan mengalami pembenahan struktur pengelolaan. "Pimpinan RSUD tidak berkompeten. Saya akan merevitalisasi RSUD terutama ketersediaan peralatan medis," katanya.

Neneng menambahkan, instalasi air bersih hingga ke pelosok daerah juga menjadi skala prioritas pihaknya, misalnya di Kecamatan Suka Wangi dan Muara Gembong hingga rencana pembangunan infrastruktur di setiap daerah harus menjadi prioritas pembangunan.

Sumber : antara