Rabu , 30 August 2017, 22:30 WIB

Kemendikbud Tambah Anggaran PAUD Tahun Depan

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nur Aini
Republika/ Yasin Habibi
Siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) mendengarkan dongeng di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (20/3).
Siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) mendengarkan dongeng di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menaikkan anggaran pendidikan anak usia dini (PAUD) pada 2018.

“Janji naikkan (dana) sektor PAUD,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudyaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (30/8).

Hal itu merupakan komitmen pemerintah untuk berinvestasi pada pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia. Menurutnya pemerintah harus mulai memprioritaskan PAUD dalam alokasi anggaran.

Saat ini, ia mengatakan, pemerintah masih memprioritaskan anggaran untuk Program Indonesia Pintar (PIP). Namun, tahun depan pemerintah akan mulai memprioritaskan alokasi anggaran untuk guru dan PAUD. Mendikbud tidak menyebut berapa besar penambahan alokasi anggaran untuk PAUD.

Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Harris Iskandar tidak manampik butuh anggaran besar dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas PAUD. Ia menyebut setidaknya butuh Rp 7 triliun untuk membenahi PAUD di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Harris mengatakan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana PAUD, tetapi juga memberi pelatihan pada guru atau bunda PAUD. Kemendikbud menambah alokasi anggaran untuk PAUD pada 2017, dari Rp 2,3 triliun menjadi Rp 3,58 triliun.